BANYUWANGI, Mediapriangan.com - Polemik tambang galian C Banyuwangi kembali menjadi perhatian setelah aksi damai yang digelar Serikat Buruh Tambang Banyuwangi (Serbuwangi).
Di tengah tuntutan mengenai kepastian hukum dan regulasi, muncul kekhawatiran bahwa persoalan yang lebih mendasar justru menyangkut ancaman kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan.
Pemerhati sektor pertambangan Banyuwangi, Gus Mohammad Ridwan, menilai penyelesaian persoalan tidak cukup hanya berfokus pada aspek administrasi maupun legalitas.
Menurutnya, keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam harus menjadi perhatian utama agar aktivitas ekonomi tidak mengorbankan ekosistem.
Perizinan Dinilai Bukan Pembenaran Kerusakan Lingkungan
Menurut Gus Mohammad Ridwan, keberadaan dokumen perizinan tidak dapat dijadikan alasan untuk mengabaikan dampak ekologis yang ditimbulkan oleh aktivitas pertambangan.
Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan usaha tetap harus bertanggung jawab terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.
"Apabila ada aktivitas yang nyata-nyata menyebabkan kerusakan lingkungan, maka hal tersebut tidak bisa dibenarkan. Persoalan seperti itu tidak cukup hanya diselesaikan melalui pengurusan perizinan, tetapi harus ada tanggung jawab nyata terhadap dampak ekologi yang ditimbulkan," cetus Gus Ridwan tajam.
Ia menilai, aktivitas eksploitasi yang tidak diikuti reklamasi, perlindungan kawasan resapan air, maupun langkah pencegahan erosi berpotensi memperburuk kerusakan lingkungan di wilayah Banyuwangi.
Tiga Persoalan Utama Tambang Galian C
Artikel Terkait
Disorot Publik! Camat Cikalong Perintahkan Alat Berat Tambang Pasir Ilegal di Muara Harim Laut Ditarik
Pesisir Tasik Selatan Digerogoti Tambang Ilegal, Peradi: Negara Jangan Kalah
Tambang Pasir Ilegal Menggila di Pesisir Tasik Selatan, DPRD: Tangkap Pemiliknya!
Pengamat Tasikmalaya Ingatkan Bahaya Tambang Pasir Ilegal: Kerusakan Alam Bisa Picu Banjir Rob
Siapa di Balik Tambang Ilegal Tasikmalaya Selatan? Pasir Harim Laut Diduga Mengalir ke 4 Stockfield
Taliabu Gandeng ICCN, Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Jalan Baru Lepas dari Ketergantungan Tambang