daerah

Viral Pernyataan Kadisdik Kalteng soal Sekolah di Tengah Karhutla, Singgung MBG hingga Siswa ke Kafe

Senin, 31 Agustus 2026 | 13:47 WIB
Kadisdik Kalteng Muhammad Reza jadi sorotan setelah pernyataannya soal sekolah saat karhutla viral. Ia menyinggung MBG, kantin hingga siswa ke kafe. (Dok. Disdik Kalteng)

KALTENG, Mediapriangan.com - Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza, mengenai pelaksanaan sekolah di tengah karhutla Kalteng menjadi sorotan setelah videonya beredar di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @jakartainfoterkini.id pada Minggu, 31 Agustus 2026, Reza terlihat menyampaikan pandangannya mengenai aktivitas sekolah ketika wilayah Kalteng menghadapi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Pernyataan tersebut sebelumnya disampaikan dalam rapat koordinasi pembelajaran selama masa karhutla bersama kepala sekolah SMA, SMK dan SKH se-Kalteng melalui Zoom pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Baca Juga: Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Bupati Citra Pitriyami Ikut Terjatuh

Salah satu bagian yang kemudian ramai diperbincangkan berkaitan dengan kemungkinan sekolah diliburkan. Reza mengaitkan penghentian kegiatan belajar dengan operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis atau MBG serta aktivitas kantin sekolah.

"Karena ketika sekolah diliburkan, berpengaruh juga pada dapur-dapur MBG (mati)," kata Reza.

"Kita mengerti, Bapak Ibu ya? Bapak Ibu saya harap baik-baik saja punya kebijaksanaan juga dapur MBG mati bu, kantin-kantin mati bu habis itu," sambungnya.

Baca Juga: Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Raih 472 Suara dalam Muktamar ke-35 NU di Jombang

Kadisdik Kalteng Singgung Aktivitas Siswa Jika Sekolah Libur

Dalam penyampaiannya, Reza juga mengutarakan kekhawatiran mengenai kegiatan siswa apabila sekolah diliburkan selama kondisi karhutla Kalteng.

"Belum lagi dampak ketika anak-anak diliburkan mereka yang seharusnya mereka di rumah mereka ke kafe-kafe buat keributan, buat masalah iya," ungkap Reza.

Ia kemudian menyebut adanya persoalan lain yang menurutnya dapat muncul ketika aktivitas sekolah dihentikan.

"Nanti kita yang pusing, Bu. Habis itu nanti ada ini orang tuanya apa segala macam. Nah, ini pusing lagi kita, Bu," imbuhnya.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian publik setelah potongan video rapat koordinasi tersebut tersebar di media sosial.

Halaman:

Tags

Terkini