TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Gerakan Masyarakat Sehat (Gemas) terus digencarkan Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui berbagai kegiatan kesehatan di sejumlah wilayah di Kota Tasikmalaya. Terbaru, kegiatan Gerakan Masyarakat Sehat yang dilaksanakan di Kecamatan Bungursari yang dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Bungursari, Jumat, (28/08/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot menanamkan pola hidup bersih dan sehat ke seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan dibuka Wakil Walikota Tasikmalaya Diky Chandra dan dihadiri Camat Bungursari serta unsur porkopimda Kecamatan Bungursari, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.
Ribuan warga, kader, pelajar, hingga unsur Forkopimcam antusias mengikuti rangkaian acara sejak pagi. Acara diawali dengan senam sehat bersama. Masyarakat peserta kegiatan terlihat kompak mengikuti gerakan dipandu instruktur. Suasana meriah ini sengaja dikemas agar olahraga terasa menyenangkan dan mudah dibiasakan.
Baca Juga: Setahun Viman Diky, Wali Kota Tasikmalaya Perluas Tasik Gemas sebagai Gerakan Masyarakat Sehat
Tak hanya bergerak, dalam kegiatan tersebut warga juga bisa langsung mengecek kondisi kesehatan di stand layanan gratis dari Puskesmas Bungursari. Mulai dari cek tekanan darah, gula darah, hingga konsultasi gizi.
Puluhan pelaku UMKM lokal turut meramaikan dengan membuka stand kuliner dan produk sehat. "Tujuannya agar gerakan sehat juga menggerakkan ekonomi warga. Konsepnya tidak hanya olahraga, tapi juga edukasi kesehatan dan pemberdayaan ekonomi. Jadi masyarakat sehat, badannya bugar, usahanya jalan,” ujar salah satu panitia.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candra menegaskan, Tasik Gemas adalah momentum untuk menumbuhkan kesadaran kolektif menjaga kesehatan. "Melalui Tasik Gemas ini, kita ingin mengajak masyarakat membiasakan hidup sehat. Minimal olahraga satu kali dalam seminggu. Akan lebih baik lagi kalau bisa setiap hari,” kata Diky.
Ia menekankan, kesehatan tidak bisa ditunda sehingga pemeriksaan rutin ke fasilitas kesehatan juga harus jadi kebiasaan baru masyarakat. "Sehat itu investasi. Investasi paling mahal dan paling penting. Mari kita mulai dari diri sendiri, dari keluarga, dari lingkungan, dengan membiasakan hidup sehat setiap hari,” ujar Diky.
Menurut Diky, Pemkot menargetkan Tasik Gemas terus bergulir ke 10 kecamatan lainnya secara bergilir. Harapannya, angka penyakit tidak menular bisa ditekan dan kualitas hidup masyarakat Tasikmalaya semakin meningkat.
Di tempat yang sama, Camat Bungursari Sodik Sunandi mengatakan kegiatan Tasik Gemas sudah rutin dilaksanakan. Bahkan kata dia, untuk tahun 2026, Jumat ini merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya di wilayahnya.
“Kegiatan ini bentuk dukungan kami terhadap program prioritas Kota Tasikmalaya yaitu Tasik GEMAS. Kami ingin warga Bungursari jadi contoh kecamatan yang aktif dan sehat,"Jelas Sodik.
Ia mengajak seluruh warga agar menjadikan pola hidup bersih dan sehat sebagai budaya sehari-hari. Mulai dari membuang sampah pada tempatnya, konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, sampai rajin berolahraga.
Artikel Terkait
Tindaklanjuti Laporan Warga Terkait Buruknya Pelayanan, DPRD dan Dinkes Sidak RS Hermina Kota Tasikmalaya
Kasus TB Kota Tasikmalaya Tembus 1.306 Orang, Dinkes Temukan Ribuan Suspek hingga Mei 2026
Raih Penghargaan IRH 2026 dengan Predikat Istimewa, Kota Tasikmalaya Perkuat Reformasi Hukum dan Tata Kelola
Padel KONI Kota Tasikmalaya Raih Juara 2 Turnamen Padel KONI Jawa Barat 2026
HIPMI Kota Tasikmalaya Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas, Dunia Usaha Butuh Situasi Aman
Selama 2026, 103 Kasus HIV/AIDS Kota Tasikmalaya Didominasi LSL, Usia Produktif Paling Rentan