Baca Juga: Operasi Libas Lodaya 2026, Polres Tasikmalaya Kota Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Kabupaten
Ia menyebutkan, berdasarkan perhitungan, kapasitas maksimal jembatan berada di kisaran dua ton. Namun, penggunaan operasional akan dibatasi sekitar 60 persen dari kapasitas tersebut.
"Dalam operasional nya nanti, untuk personel ataupun orang maksimal tiga orang. Kemudian untuk sepeda motor satu secara bergantian," Ujarnya.
Jembatan Pongpet dibangun, bagian dari program pembangunan akses penghubung bagi masyarakat yang dilaksanakan Kodim 0625 Pangandaran melalui sistem padat karya bersama masyarakat untuk membantu desa-desa dengan keterbatasan akses, khususnya dalam mendukung sektor pendidikan, pertanian, dan kesehatan.
Saat ini, Kodim 0625 Pangandaran tengah mengerjakan pembangunan lima jembatan di wilayah Kabupaten Pangandaran yang ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2026."Ini merupakan program nasional yang dikawal melalui Kodim 0625 Pangandaran,"katanya.
Baca Juga: Tasik Pelak Dorong KPM PKH Mandiri, Dinsos Kota Tasikmalaya Bidik Penurunan Angka Kemiskinan
Jembatan Pongpet memiliki panjang sekitar 60 meter dan membentang di atas aliran sungai. Pembangunannya dilakukan melalui sistem padat karya, bukan mekanisme kontraktual.
"Kami dari Kodim 0625 Pangandaran memohon maaf yang kepada warga Pangandaran atas terjadinya musibah di wilayah Pangandaran,"ujarnya.
Ia memastikan evaluasi akan dilakukan terhadap Jembatan Pongpet maupun jembatan lain yang saat ini sedang dibangun.
"Kami akan lakukan evaluasi di jembatan tersebut dan kemudian melaksanakan perbaikan semaksimal mungkin, sehingga kejadian musibah tersebut tidak terulang lagi," katanya.***