daerah

Superdesa V2 Ciamis Disiapkan, Layanan Desa Bakal Terintegrasi dengan Helo Ciamis dalam Satu Portal Digital

Jumat, 4 September 2026 | 21:54 WIB
Kominfo Ciamis menyosialisasikan Superdesa V2 pada 4 September 2026. Sistem ini mengintegrasikan layanan administrasi desa, kependudukan, dan informasi publik. (Dok. Kominfo Ciamis)

 

CIAMIS, Mediapriangan.com - Pemerintah Kabupaten Ciamis mulai menyiapkan sistem digital yang akan mengintegrasikan berbagai kebutuhan pelayanan pemerintahan desa dalam satu portal.

Sistem tersebut diperkenalkan melalui sosialisasi Superdesa V2 yang digelar Diskominfo Ciamis pada Jumat, 4 September 2026.

Superdesa V2 dirancang untuk menyederhanakan layanan administrasi desa sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap informasi pemerintahan di tingkat desa.

Melalui sistem baru tersebut, perangkat desa nantinya dapat mengakses berbagai kebutuhan administrasi melalui satu platform berbasis website. Masyarakat juga akan mendapatkan akses yang lebih mudah melalui integrasi dengan aplikasi Helo Ciamis.

Baca Juga: DWP Diskominfo Ciamis Ajarkan Anak Bijak Gunakan Gawai, Cegah Kecanduan Sejak Usia Dini

Kepala Diskominfo Ciamis Enda Hidayat mengatakan Superdesa disiapkan agar pemerintah desa dapat memanfaatkan teknologi untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.

"Superdesa ini disiapkan oleh Diskominfo Kabupaten Ciamis untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh desa," ujar Kadis Enda.

Superdesa V2 tidak hanya diarahkan sebagai pembaruan tampilan. Sistem ini dikembangkan untuk memperbaiki sejumlah persoalan yang terdapat pada versi sebelumnya, terutama berkaitan dengan kemampuan sistem dalam menangani kebutuhan yang lebih besar, integrasi layanan, keamanan data, dan kemudahan penggunaan.

Baca Juga: 156 Pelajar Ciamis Terima Kacamata Gratis di HKG PKK ke-54, Kader Mendapat Santunan

Tiga Modul Disatukan dalam Satu Portal

Dalam pengembangannya, Superdesa V2 mengusung konsep Single Portal. Artinya, sejumlah kebutuhan pemerintahan desa akan ditempatkan dalam satu ekosistem digital sehingga perangkat desa tidak perlu menggunakan banyak sistem secara terpisah.

Modul pertama adalah E Office. Fitur ini disiapkan untuk membantu pengelolaan data kepegawaian aparatur desa sekaligus menangani berbagai kebutuhan persuratan secara elektronik.

Melalui E Office, proses administrasi dapat dimulai dari permohonan warga hingga penerbitan surat keluar. Sistem tersebut diharapkan membuat alur dokumen lebih tertata, efisien, dan mudah ditelusuri.

Halaman:

Tags

Terkini