Modul berikutnya adalah Silancar yang diarahkan untuk menangani layanan administrasi kependudukan. Sistem ini diproyeksikan terhubung dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sehingga pengajuan serta pemantauan dokumen kependudukan dapat dilakukan lebih mudah.
Dokumen yang dapat dilayani antara lain Kartu Keluarga, KTP elektronik, akta kelahiran, dan akta kematian.
Sementara itu, modul Website Desa menjadi ruang bagi pemerintah desa untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Portal tersebut dapat memuat berita resmi, statistik desa, serta berbagai potensi lokal.
Selain menjadi pusat informasi, Website Desa dapat digunakan untuk mengenalkan produk UMKM dan potensi desa wisata yang dimiliki masing masing wilayah.
Baca Juga: 201 Warga Ciamis Terima BSPS 2026, Masing-Masing Dapat Rp20 Juta untuk Perbaikan Rumah
Superdesa V2 Terhubung dengan Helo Ciamis
Pengembangan Superdesa V2 juga diarahkan agar terhubung dengan ekosistem digital milik Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Helo Ciamis.
Integrasi tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh informasi dan mengakses layanan tanpa harus mencari alamat situs desa secara terpisah.
Dengan Helo Ciamis, akses menuju informasi publik, berita desa, hingga layanan administrasi desa dapat dilakukan melalui telepon seluler. Masyarakat nantinya dapat memantau informasi maupun proses dokumen tanpa harus bergantung pada satu lokasi tertentu.
Konsep tersebut sekaligus memperluas fungsi Superdesa V2 dari sekadar sistem internal pemerintahan menjadi pintu masuk layanan digital yang dapat digunakan masyarakat.
Dikembangkan untuk Perbaiki Sistem Lama
Diskominfo Ciamis mengembangkan Superdesa V2 dengan sejumlah pembaruan pada fondasi teknologi. Perubahan tersebut dilakukan karena sistem sebelumnya masih menghadapi sejumlah keterbatasan.
Persoalan yang menjadi perhatian meliputi skalabilitas sistem, integrasi antar layanan yang belum optimal, penguatan keamanan data, serta tampilan yang dinilai belum cukup interaktif.