Baca Juga: Hampir Sepekan Dirawat di RSCM, 2 Siswi Karo Diduga Korban Keracunan MBG Akhirnya Pulang
Suwarno juga memastikan aktivitas kegempaan masih berlangsung di kawasan Gunung Anak Krakatau.
"Kalau kegempaan masih terjadi, tercatat tadi malam tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 0,5-6 mm, dominan 2 mm," ungkap Suwarno.
Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih terus dipantau meskipun secara visual kawah terlihat lebih tenang. Badan Geologi sebelumnya juga mencatat masih adanya aktivitas erupsi setelah episode erupsi menerus berakhir.
Radius 3 Kilometer Masih Berlaku
Status Level III atau Siaga membuat rekomendasi keselamatan di sekitar Gunung Anak Krakatau tetap diberlakukan. Masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak diperbolehkan memasuki kawasan dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung api.
Suwarno kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kondisi visual kawah yang terlihat tenang sebagai patokan bahwa aktivitas gunung api telah selesai.
"Kami mengimbau masyarakat tetap mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang dan tidak menjadikan kondisi gunung yang terlihat tenang sebagai tanda bahwa seluruh aktivitas vulkanik telah berakhir," tandasnya.***