Baca Juga: Hampir Sepekan Dirawat di RSCM, 2 Siswi Karo Diduga Korban Keracunan MBG Akhirnya Pulang
Suwarno juga memastikan aktivitas kegempaan masih berlangsung di kawasan Gunung Anak Krakatau.
"Kalau kegempaan masih terjadi, tercatat tadi malam tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 0,5-6 mm, dominan 2 mm," ungkap Suwarno.
Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih terus dipantau meskipun secara visual kawah terlihat lebih tenang. Badan Geologi sebelumnya juga mencatat masih adanya aktivitas erupsi setelah episode erupsi menerus berakhir.
Radius 3 Kilometer Masih Berlaku
Status Level III atau Siaga membuat rekomendasi keselamatan di sekitar Gunung Anak Krakatau tetap diberlakukan. Masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak diperbolehkan memasuki kawasan dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung api.
Suwarno kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kondisi visual kawah yang terlihat tenang sebagai patokan bahwa aktivitas gunung api telah selesai.
"Kami mengimbau masyarakat tetap mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang dan tidak menjadikan kondisi gunung yang terlihat tenang sebagai tanda bahwa seluruh aktivitas vulkanik telah berakhir," tandasnya.***
Artikel Terkait
Viral Istri Pejabat Kalsel Dikipasi saat Makan, Camat Ungkap Tradisi Batalam Bakipas Pangeran
Ribuan SPPG Disetop, BGN Ungkap Dugaan Bahan Baku MBG Rusak di Balik Kasus Keracunan Daerah
94 Warga NTT Meninggal di Pengungsian, BNPB Ungkap Hasil Verifikasi dan Penyebabnya
Nurul Awalin Jadi Calon Tunggal, Terpilih Aklamasi Pimpin Partai Golkar Kota Tasikmalaya 2026-2031
Fuso Mosaic Campaign 2026 di Tasikmalaya, Nasabah Priangan Timur Diajak Jaga Bisnis Melaju Tanpa Henti
Viral Dugaan Percobaan Pencurian di Pesawat Air Asia, WNA Terciduk Buka Tas Penumpang Saat Penerbangan