Berdasarkan informasi yang beredar, ledakan tersebut diduga berkaitan dengan kebocoran LPG 50 Kg. Namun, penyebab pasti kejadian masih memerlukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak terkait.
Dampak kejadian tidak hanya menjadi perhatian warga di sekitar outlet, tetapi juga mendorong manajemen Nasi Tempong Sri Dewi melakukan komunikasi dengan pihak-pihak yang terdampak.
Pihak restoran menyatakan sedang berupaya menangani persoalan yang muncul setelah kejadian. Langkah tersebut dilakukan dengan menghubungi pihak-pihak yang terdampak untuk mencari penyelesaian.
"Doa dan perhatian kami tujukan kepada seluruh pihak yang terdampak," terang pernyataan tersebut.
Manajemen Nasi Tempong Sri Dewi juga berharap situasi di sekitar lokasi dapat segera kembali aman dan kondusif.
"Saat ini kami sedang berusaha menghubungi semua pihak terlibat, serta mengupayakan penyelesaian masalah dari kejadian hari ini. Kami juga berharap kondisi di sekitar lokasi dapat segera kembali aman, tenang, dan pulih seperti sediakala," pungkas pernyataan tersebut.***