Baca Juga: Tak Mau Dibilang Kudet, Simak 15 Istilah Kekinian dalam Dunia Traveling
Selama terjadi gerhana bulan, warga Nahdliyyin khususnya serta masyarakat muslim Jawa Barat, melaksanakan sholat gerhana bulan dua rakaat, setelah melaksanakan sholat Magrib berjamaah. Dilanjutkan kemudian dengan pelaksanaan khutbah gerhana.
Selain melaksanakan sholat gerhana bulan, umat Islam juga disarankan memperbanyak zikir, sedekah dan ibadah sosial lainnya.
Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya, KH. Atam Rustam membenarkan adanya surat himbauan sholat gerhana menyambut gerhana bulan berdasarkan hasil hisab Lembaga Falakiyah PWNU Jawa Barat.
Baca Juga: Tak Ada Lagi Desa Tertinggal, Bupati Tasikmalaya Dianugerahi Satya Lencana Bakti Desa Pertama
"Sebagai warga Nahdliyyin dan masyarakat muslim Jawa Barat pada umumnya, kami juga mengajak untuk bersama-sama menghidupkan malam itu (gerhana bulan), dengan berbagai kegiatan ibadah sunnah seperti sholat gerhana bulan, zikir serta bersedekah dan merenungkan kemahaagungan Allah Swt," kata KH Atam Rustam.
Dia menyebutkan, fenomena alam berupa gerhana bulan, merupakan tanda kemahakuasaan dan kebesaran Allah Swt.
"Gerhana bulan tidak untuk dikait-kaitkan dengan pertanda akan datangnya musibah bagi manusia," ujarnya.***