IFG Dorong Industri Asuransi Berbasis Riset untuk Tingkatkan Inklusi dan Relevansi Layanan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 28 November 2025 | 16:33 WIB
IFG memperkuat pengembangan industri asuransi berbasis riset dan customer centricity melalui Research Dissemination 2025. (Dok. IFG)
IFG memperkuat pengembangan industri asuransi berbasis riset dan customer centricity melalui Research Dissemination 2025. (Dok. IFG)

 

Mediapriangan.com - Indonesia Financial Group (IFG) menegaskan komitmennya membangun industri asuransi nasional yang lebih kuat melalui pendekatan riset dan customer centricity.

Komitmen tersebut diperkuat dalam gelaran IFG Research Dissemination 2025 yang mengusung tema “Bridging Gaps: Behavioural Economics, Microinsurance, and Regional Mapping for Insurance and Guarantee Inclusion”.

Kegiatan ini mempertemukan pelaku industri, akademisi, dan peneliti untuk merumuskan strategi peningkatan penetrasi asuransi yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.

Baca Juga: IFG Peringati Hari Pahlawan 2025, Tanamkan Semangat Kepahlawanan dalam Transformasi Perusahaan

Hadir dalam agenda tersebut Direktur Utama IFG Hexana Tri Sasongko, Direktur Teknik IFG Rianto Ahmadi, Wakil Direktur Utama Haru Koesmahargyo, Head of IFG Progress Ibrahim Kholilul Rohman, serta tim riset dari berbagai perguruan tinggi, mulai dari Universitas Nusa Cendana hingga Universitas Sam Ratulangi.

Dalam sambutannya, Hexana menegaskan pentingnya riset sebagai fondasi.

“Sebagai seseorang yang tumbuh profesional dalam lingkungan riset, saya memandang agenda ini sangat krusial bagi IFG. Di negara maju, asuransi merupakan instrumen yang dibeli masyarakat bukan dijual, karena kesadaran terhadap perlindungan risiko yang tinggi,” ujarnya.

Baca Juga: IFG Synergy Day 2025 Dorong Pertumbuhan UMKM Binaan, Bukti Nyata Sinergi dan Dampak Ekonomi Positif

Hexana menambahkan bahwa IFG ingin membawa paradigma tersebut ke Indonesia, bahwa proteksi dibeli atas kesadaran, bukan karena ditawarkan.

Melalui riset yang berlandaskan metodologi tepat dan analisis mendalam, ia berharap temuan akademik dapat diterjemahkan menjadi strategi bisnis berbasis evidence yang lebih dekat dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Riset sebagai Fondasi Pengembangan Industri Asuransi

IFG menilai bahwa riset merupakan pilar strategis bagi perusahaan asuransi untuk memahami kebutuhan masyarakat, membaca risiko, merancang produk yang relevan, hingga menentukan premi secara proporsional.

Baca Juga: IFG Synergy Day 2025, Wujud Nyata Semangat Sinergi, Empati, dan Pelayanan Sepenuh Hati

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X