Impack Pratama Tampilkan Inovasi Sampah Plastik Jadi Material Bangunan Berkelanjutan di IndoBuildTech Expo 2026

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 12 Juli 2026 | 22:52 WIB
Impack Pratama membawa inovasi sampah plastik menjadi material bangunan berkelanjutan di IndoBuildTech Expo 2026 melalui konsep Thermal Waste. (Dok. Promedia)
Impack Pratama membawa inovasi sampah plastik menjadi material bangunan berkelanjutan di IndoBuildTech Expo 2026 melalui konsep Thermal Waste. (Dok. Promedia)

Baca Juga: Kini Tersangka, Pernyataan Febrie Adriansyah soal Blackout Sumatera Kembali Jadi Sorotan

Struktur tersebut membuat proses pemisahan material menjadi lebih rumit dibandingkan plastik dengan satu jenis bahan.

Melalui inovasi tersebut, Impack Pratama berupaya menghadirkan solusi terhadap tantangan pengelolaan limbah sekaligus memperluas penerapan ekonomi sirkular dalam industri bahan bangunan.

Arthur Elmund, Principal Architect Arthur Elmund Architect, menjelaskan bahwa desain booth sengaja dibuat sebagai media edukasi agar pengunjung memahami proses transformasi material.

Baca Juga: Hotman Paris Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Sebut Ketegasan Prabowo Jadi Kunci Terungkapnya Dugaan Korupsi

"Kami tidak ingin pengunjung hanya melihat deretan produk. Kami ingin mereka merasakan perjalanan sebuah material, dari sesuatu yang dianggap telah mencapai akhir siklus hidupnya menjadi solusi yang kembali memiliki fungsi dan nilai. Karena itu, setiap area dalam booth dirancang sebagai bagian dari sebuah narasi yang memperlihatkan bagaimana desain dapat menjadi media untuk menjelaskan proses transformasi tersebut," ujar Arthur Elmund.

Sementara itu, Direktur Keberlanjutan dan Pengembangan Produk PT Impack Pratama Industri Tbk, Sugiarto Romeli, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan material bangunan berkelanjutan berbasis riset dan pengembangan teknologi.

"Bagi kami, inovasi bukan hanya menghadirkan produk baru, tetapi juga menemukan cara agar material yang sebelumnya belum dapat dimanfaatkan kembali memperoleh nilai dan fungsi baru. Sampah plastik multilapis, terutama kemasan saset, merupakan salah satu tantangan terbesar dalam proses daur ulang. Melalui riset dan pengembangan teknologi, kami berupaya mengubah tantangan tersebut menjadi peluang sekaligus mendukung penerapan ekonomi sirkular dan green construction di industri material bangunan," ujar Sugiarto Romeli.

Baca Juga: Viral Dugaan Pelecehan Mahasiswi oleh Oknum Dosen Farmasi UMY, Kampus Nonaktifkan dan Lakukan Investigasi

Material yang digunakan pada fasad booth diproduksi oleh PT Sirkular Karya Indonesia (SKI), perusahaan yang berada di bawah naungan Impack Pratama Group.

Melalui merek Alduro, perusahaan mengembangkan berbagai produk berbahan dasar limbah plastik, seperti atap dan papan plastik multilapis untuk kebutuhan konstruksi dan industri.

Selain memperkenalkan konsep material bangunan berkelanjutan, Impack Pratama juga menampilkan berbagai solusi konstruksi melalui sejumlah merek andalannya, di antaranya Alderon, SolarTuff, TwinLite, ECOLite, LaserCool, Decobond, Alcotuff, Alvera, Alsynite, DeWall, SPOT, Triplex PVC Board, hingga Solar Dryer Dome.

Baca Juga: Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Usai Kasus Febrie Adriansyah, Pernah Tangani BLBI dan Kasus Besar KPK

Selama IndoBuildTech Expo 2026, pengunjung dapat berkonsultasi langsung dengan tim perusahaan mengenai berbagai pilihan material, melihat koleksi warna dan sampel produk, serta memperoleh penawaran khusus yang hanya tersedia selama pameran berlangsung.

Melalui inovasi sampah plastik menjadi material bangunan, Impack Pratama menegaskan bahwa limbah tidak harus berakhir di tempat pembuangan akhir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X