Mediapriangan.com – PhotoVoice, merupakan salah satu program yang digelar untuk mendukung minat fotografi anak berkebutuhan khusus di Yayasan Anak Unik Gianyar Bali.
Program ini diinisiasi oleh Nicola Longobardi seorang fotografer profesional asal Italia dan Nick Swope seorang Dosen School of Public Health, Eastern Washington University, Amerika Serikat yang peduli tentang isu sosial dan lingkungan.
Mereka ingin menunjukkan bahwa anak berkebutuhan khusus juga memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya melalui dunia fotografi. Khusus bagi anak-anak di Yayasan Anak Unik.
Baca Juga: Pemprov Jabar Resmikan MKD, ASN Bisa Bekerja dari Rumah dengan Tetap Produktif
Menurut mereka fotografi adalah salah satu metode yang ampuh untuk menyampaikan berbagai pesan, terlebih pesan tentang sebuah isu sosial yang ada di sekitar kita.
Nicola Longobardi mengatakan, fotografi adalah cara tercepat dan termudah bagi seseorang untuk mendokumentasikan realitas keadaan mereka. Fotografi juga dapat dilakukan oleh semua kalangan dan usia.
Fotografi juga sambung Nicola, melintasi hambatan budaya dan bahasa, ini membuat kekuatannya terletak pada peran ganda sebagai bentuk ekspresi kreatif dalam mendokumentasikan fakta.
Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Petani Di Cipatujah, Adegan Ke-15 Pelaku Membacok Tetangga
“Selain itu, fotografi mampu mengomunikasikan perspektif, dan meningkatkan kesadaran akan masalah sosial dan global kepada banyak orang,” ujar Nicola
Dalam program PhotoVoice tersebut, Canon melalui PT Datascrip sebagai distributor resminya di Indonesia, turut ambil bagian berupa donasi 5 unit kamera digital Canon.
Monica Aryasetiawan, Canon Business Unit Director PT Datascrip mengungkapkan, setiap anak itu unik, Canon melalui PT Datascrip melakukan langkah ini sebagai bentuk dukungan kepada anak-anak di Yayasan Anak Unik.
Baca Juga: Sah! Pemerintah Tetapkan Libur Idul Adha 1444 H Menjadi 3 Hari, Mulai 28-30 Juni 2023
“Kami percaya bahwa melalui program ini, anak-anak berkebutuhan khusus memiliki kesempatan yang sama untuk bisa berkreasi dan menghasilkan karya yang luar biasa,” ujar Monica.
Dalam kesempatan yang sama, pendiri Yayasan Anak Unik, Ni Gusti Putu Parmiti mengucapkan terima kasih atas dukungan Canon dan PT Datascrip terhadap anak-anak asuhannya.
Artikel Terkait
PT Datascrip Hadirkan D’HOST, Solusi Pintar Untuk Pengalaman Pasien di Rumah Sakit
Canon EOS R6 Mark II Hadir di Indonesia, Kamera Canggih Idaman Para Fotografer dan Videografer
Universitas Indonesia Menerima Hibah Senilai Rp2,5 Miliar dari PT Datascrip
Rekomendasi Canon EOS R50, Kamera yang Semakin Ringkas dan Berkualitas untuk Bikin Konten
Canon EOS R8 Resmi Dirilis di Indonesia, Cek Fitur dan Harganya