bisnis

Mengubah Es Teh Menjadi Bisnis Global, Kisah Sukses Jogi Hendra Atmadja, Konglomerat dengan Kekayaan Rp69,7 Triliun

Sabtu, 7 Desember 2024 | 07:08 WIB
Potret Konglomerat Indonesia, Jogi Hendra Atmadja. (Dok. Forbes)

Mediapriangan.com - Dalam dunia bisnis Indonesia, tak banyak yang tahu bahwa keberhasilan salah satu konglomerat terbesar di tanah air dimulai dari usaha kecil, yang kini merambah ke berbagai negara.

Jogi Hendra Atmadja, pendiri PT Mayora Indah Tbk, dikenal luas sebagai sosok di balik produk-produk makanan dan minuman legendaris seperti Teh Pucuk Harum, Kopiko, dan Biskuit Roma.

Kisahnya tak hanya menginspirasi, tetapi juga menunjukkan bahwa ketekunan dan inovasi adalah kunci kesuksesan.

Baca Juga: Intip Fenomena Dukungan Masyarakat ke Agus Salim dan Penjual Es Teh yang Diolok Gus Miftah yang Viral di Medsos

Membangun Kerajaan Bisnis dari Nol

Lahir di Jakarta pada 1946, Jogi Hendra Atmadja berasal dari keluarga Tionghoa yang memiliki latar belakang bisnis rumahan.

Meskipun sempat menempuh pendidikan di bidang kedokteran, Hendra memutuskan untuk beralih karier dan memulai usaha di bidang makanan dan minuman.

Pada tahun 1977, ia mendirikan PT Mayora Indonesia, yang kini dikenal sebagai salah satu perusahaan terbesar di sektor tersebut.

Baca Juga: Pj Bupati Budi Waluya Lakukan Pemantauan Langsung Seleksi Kompetensi PPPK, Pastikan Proses Berjalan Sesuai Prosedur

Melalui keberhasilan produknya seperti Biskuit Roma, permen Kopiko, dan Teh Pucuk Harum, Hendra berhasil memperluas bisnisnya hingga merambah 90 negara.

Teh Pucuk Harum sendiri, yang diluncurkan pada 2011, bersaing ketat dengan produk-produk sejenis seperti Teh Botol Sosro dan Teh Gelas, namun tetap mampu merebut hati konsumen Indonesia.

Dari Produk Es Teh ke Pangkalan Internasional

Keberhasilan Hendra dalam mengembangkan bisnis es teh bukanlah hasil yang datang dengan mudah. Di awal perjalanan bisnisnya, ia memulai dengan produksi biskuit rumahan.

Baca Juga: Gus Miftah Mundur dari Jabatan Utusan Khusus Presiden, Kontroversi Ejekan ke Pedagang Es Teh dan Polemik Gelar 'Gus'

Halaman:

Tags

Terkini