bisnis

Tiga Prinsip Emas Benjamin Graham yang Bikin Investor Dunia Kaya Raya, Rahasia Buffett Ada di Sini!

Minggu, 10 Agustus 2025 | 21:27 WIB
Tokoh dalam bidang investasi nilai (value investing) terkemuka di dunia internasional, Benjamin Graham. (X.com/MentalidadFeroz)

 

Mediapriangan.com - Di balik kesuksesan Warren Buffett sebagai salah satu investor terhebat sepanjang masa, terdapat sosok yang menjadi guru sekaligus pembentuk filosofi investasinya: Benjamin Graham.

Dikenal sebagai bapak value investing, Benjamin Graham meninggalkan warisan prinsip investasi yang hingga kini masih menjadi rujukan para investor dunia.

Prinsip-prinsip Benjamin Graham tersebut dituangkan dalam dua buku legendarisnya, Security Analysis (1934) dan The Intelligent Investor (1949), yang hingga kini dianggap sebagai bacaan wajib bagi siapa saja yang ingin memahami pasar saham secara mendalam.

Baca Juga: 15.000 Laptop dan Seragam Dibagikan, Program Sekolah Rakyat Kemensos Jadi Sorotan Publik

1. Margin of Safety

Graham menekankan pentingnya membeli aset dengan harga jauh di bawah nilai intrinsik atau margin of safety.

Strategi ini bertujuan mengurangi risiko kerugian sekaligus membuka peluang keuntungan lebih besar. Ia kerap mengibaratkannya seperti membeli sesuatu senilai satu dolar hanya dengan 50 sen.

Pendekatan ini juga terlihat dalam strategi “net nets” yang membeli saham dengan nilai aset bersih lebih tinggi daripada harga pasarnya.

Baca Juga: Bedah Perbedaan Reksa Dana vs Saham, Dari Risiko Hingga Pilihan yang Paling Cocok untuk Investor Pemula

2. Antisipasi Volatilitas Pasar

Bagi Graham, fluktuasi harga pasar adalah hal wajar yang bisa dimanfaatkan.

Graham menggambarkan fenomena ini melalui karakter fiksi “Mr. Market” — mitra bisnis yang setiap hari menawarkan harga berbeda, kadang optimis, kadang pesimis.

Pesannya jelas: jangan terjebak emosi pasar, melainkan tetap berpegang pada analisis objektif dan rasional.

Halaman:

Tags

Terkini