bisnis

Jack’s Gelato Tawarkan Rasa Es Krim dari Lavender hingga Ikan Teri, Jadi Ikon Kuliner Cambridge Sejak 2017

Senin, 11 Agustus 2025 | 11:06 WIB
Ilustrasi bisnis es krim dengan ragam cita rasa unik yang ditawarkan Jack's Gelato. (Freepik/freepik)

Mediapriangan.com - Di Cambridge, Inggris, Jack’s Gelato menjadi destinasi wajib bagi pencinta es krim yang ingin mencoba rasa di luar kebiasaan.

Mulai dari aroma bunga lavender hingga sensasi asin ikan teri, semua bisa ditemukan di toko milik Jack Van Praag ini sejak pertama berdiri pada 2017.

"Setiap minggu, Jack bersama 35 pegawainya melayani sekitar 20.000 pembeli," tulis laporan Financial Times pada Minggu, 10 Agustus 2025.

Baca Juga: Deposito Online Makin Digemari, Begini Keuntungan dan Risikonya yang Wajib Diketahui Sebelum Investasi

Musim panas menjadi momen paling sibuk, terutama saat pesta mahasiswa Universitas Cambridge.

Dalam satu malam, ribuan scoop es krim bisa ludes terjual. Beberapa nama besar seperti David Letterman dan koki Nigel Slater juga pernah mencicipi kreasi Jack.

Berbeda dari toko es krim lain, menu Jack’s Gelato tidak memiliki rasa tetap. "Ciri khas kami adalah tidak memiliki rasa andalan," ujar Jack.

Baca Juga: Tiga Prinsip Emas Benjamin Graham yang Bikin Investor Dunia Kaya Raya, Rahasia Buffett Ada di Sini!

Setiap hari, 14 varian rasa ditawarkan, berganti sesuai musim. Mulai dari stroberi dan krim, carrot walnut cake, hingga kombinasi manis-asin seperti ikan teri.

Beberapa rasa istimewa bahkan hanya diumumkan di Instagram Stories, seperti white chocolate matcha dan Tyrkisk Peber, permen liquorice asal Finlandia. "Aturannya cuma satu, harus enak," tegas Jack.

Kisah Jack di dunia es krim berawal di dapur ibunya di Cambridge, saat ia membuat es krim lemon. Awalnya, ia tidak berencana menekuni bisnis ini.

Baca Juga: Bedah Perbedaan Reksa Dana vs Saham, Dari Risiko Hingga Pilihan yang Paling Cocok untuk Investor Pemula

Pekerjaan pertamanya adalah katering untuk membiayai musim snowboarding di Kanada.

Pada 2011, ia mulai memproduksi es krim di dapur rumah dengan peralatan bekas dan menjualnya dari sepeda roda tiga berpendingin di pasar London.

Halaman:

Tags

Terkini