bisnis

BEI Incar 1.200 Emiten IPO pada 2029, Bidik Lonjakan Valuasi Perusahaan Tercatat hingga Rp20 Ribu Triliun

Senin, 11 Agustus 2025 | 15:35 WIB
Gedung Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI). (Dok. Indonesia Stock Exchange)

Mediapriangan.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan target ambisius untuk lima tahun ke depan.

Hingga 2029, BEI membidik 1.200 perusahaan melantai di bursa melalui penawaran umum perdana saham (IPO) dengan valuasi gabungan mencapai Rp20 ribu triliun.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, mengungkapkan saat ini jumlah emiten tercatat mencapai 954 perusahaan. BEI optimistis angka tersebut akan terus bertambah, seiring meningkatnya minat perusahaan masuk pasar modal.

Baca Juga: Jack’s Gelato Tawarkan Rasa Es Krim dari Lavender hingga Ikan Teri, Jadi Ikon Kuliner Cambridge Sejak 2017

“Targetnya di 2029 ada sekitar 1.200. Ini juga dilakukan terus dengan mempertimbangkan adanya jumlah perusahaan-perusahaan yang masuk lighthouse,” ujar Iman dalam konferensi pers di Main Hall BEI, Jakarta Selatan, Senin, 11 Agustus 2025.

Istilah lighthouse merujuk pada perusahaan unggulan di sektor masing-masing yang menjadi inspirasi bagi pelaku industri lain untuk mencatatkan sahamnya.

Menurut Iman, keberadaan perusahaan lighthouse dapat memicu efek domino bagi peningkatan jumlah emiten.

Baca Juga: Deposito Online Makin Digemari, Begini Keuntungan dan Risikonya yang Wajib Diketahui Sebelum Investasi

Hingga 8 Agustus 2025, tercatat 14 perusahaan baru dan 2 emiten Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) masuk ke bursa, menghasilkan total emisi Rp8,49 triliun.

Masih ada 13 calon emiten di jalur pipeline yang jika terealisasi, berpotensi menambah nilai emisi efektif menjadi Rp16,65 triliun.

Iman menegaskan, BEI tak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga fokus pada kualitas calon emiten agar sejalan dengan target pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

Baca Juga: Tiga Prinsip Emas Benjamin Graham yang Bikin Investor Dunia Kaya Raya, Rahasia Buffett Ada di Sini!

Selain menambah jumlah perusahaan tercatat, BEI juga menargetkan peningkatan nilai transaksi harian. Dari Rp12,58 ribu triliun pada 2024, BEI membidik likuiditas perdagangan naik menjadi Rp20 ribu triliun pada 2029.

“Sehingga dampaknya adalah market cap, valuasi perusahaan tercatat menjadi sekitar Rp 20 ribu triliun di 2029,” tukas Iman.***

Tags

Terkini