“Pembangunan Grease Manufacturing Plant atau GMP di Marunda bukan sekadar penambahan fasilitas produksi, tetapi merupakan bagian dari penguatan basis manufaktur Indonesia. Ke depan, kami berharap perjalanan GMP Marunda tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan pasar domestik,” terang Agus.
“Seiring dengan kapasitas produksi dan daya saing yang semakin kuat, kami berharap Indonesia dapat berkembang menjadi bagian dari basis produksi regional Shell. Kita mulai dari Indonesia, memperkuat Indonesia, dan pada saatnya membawa produk Indonesia ke kawasan dan dunia,” lanjutnya.
Shell Sebut Permintaan Solusi Pelumasan Terus Tumbuh
Global Executive Vice President Shell Lubricants Jason Wong mengatakan pembangunan fasilitas tersebut mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap perkembangan industri Indonesia.
“Peresmian Pabrik Manufaktur Gemuk Shell di Indonesia merefleksikan keyakinan berkelanjutan kami terhadap potensi pertumbuhan Indonesia serta komitmen kami untuk mendukung pertumbuhan industri tanah air. Dengan memperkuat kapabilitas manufaktur lokal, kami meningkatkan ketahanan pasokan sekaligus menjadikan produk dan keahlian kami lebih dekat kepada pelanggan. Investasi ini juga menegaskan komitmen jangka panjang kami untuk menciptakan nilai bagi pelanggan, mitra, serta mendukung pembangunan ekonomi Indonesia secara lebih luas,” ungkap Jason.
President Director & Managing Director Lubricants Shell Indonesia Andri Pratiwa menambahkan bahwa fasilitas tersebut disiapkan untuk menjawab kebutuhan industri terhadap produk pelumasan.
“Kami melihat permintaan akan solusi pelumasan yang andal terus bertumbuh seiring berkembangnya industri di Indonesia. Kehadiran Pabrik Manufaktur Gemuk Shell memampukan kami untuk mendukung pelanggan dengan menghadirkan produk gemuk sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan kinerja operasional di berbagai sektor industri dengan didukung oleh keahlian teknis Shell dan pemahaman akan kebutuhan pasar domestik,” tambah Andri.
Kapasitas LOBP Marunda Lebih Dulu Diperbesar
Pabrik Manufaktur Gemuk menjadi bagian dari kompleks manufaktur Shell di Marunda. Sebelumnya, Shell Indonesia telah menyelesaikan ekspansi LOBP Marunda pada November 2022.
Ekspansi tersebut meningkatkan kapasitas produksi fasilitas pelumas menjadi 300 juta liter per tahun dari sebelumnya 136 juta liter per tahun.
Dengan tambahan Pabrik Manufaktur Gemuk, kawasan manufaktur Shell di Marunda kini mencakup fasilitas produksi pelumas sekaligus fasilitas yang memproduksi produk gemuk untuk berbagai kebutuhan industri.***