Mediapriangan.com - Di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil, banyak orang sulit menghindari utang. Meski sudah berusaha mengatur pengeluaran, kebutuhan mendesak sering kali membuat seseorang harus memanfaatkan fasilitas pembiayaan dari lembaga keuangan seperti bank BRI, Mandiri, CIMB Niaga hingga BCA.
Karena itu, kemampuan mengelola utang dengan baik menjadi kunci penting agar keuangan tidak terbebani dalam jangka panjang.
Mengatur utang secara tepat memiliki beberapa manfaat, mulai dari menjaga skor kredit tetap sehat, mencegah penumpukan cicilan bulanan, hingga mengurangi stres akibat tekanan finansial.
Baca Juga: 5 Indikator Finansial Kelas Menengah, Mulai Cicilan Rumah, Dana Darurat, hingga Kebebasan Pekerjaan
Selain itu, kebiasaan ini juga membantu meningkatkan literasi keuangan karena melatih seseorang lebih disiplin dalam memantau arus keluar-masuk uang.
Beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan antara lain:
Membuat daftar lengkap seluruh utang, termasuk jumlah pinjaman, bunga, serta jangka waktu pembayaran.
Menentukan prioritas cicilan, terutama membayar utang dengan bunga tertinggi terlebih dahulu.
Baca Juga: Strategi Menabung Dana Pensiun Menurut Pakar, Begini Patokan Ideal Saat Memasuki Usia 50 Tahun
Menyusun anggaran khusus untuk cicilan agar pembayaran tetap terkontrol.
Jika kesulitan, melakukan negosiasi dengan pemberi pinjaman untuk menurunkan bunga atau memperpanjang tenor.
Menghindari pengajuan utang baru sebelum cicilan lama lunas.
Mencari tambahan penghasilan, seperti pekerjaan paruh waktu atau usaha kecil, guna mempercepat pelunasan.
Artikel Terkait
2025 Jadi Tahun Kelahiran Generasi Beta, Intip Kilas Balik Istilah yang Pernah Viral di Zaman Alpha hingga Gen Z!
Kebiasaan Boros Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Hindari Agar Tak Terjebak Masalah Serius
Selain Anak-anak dan Lansia, Perokok Berat Rentan Terinfeksi Virus HMPV, Ini Penjelasan Ketua Satgas Covid PB IDI
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ingatkan Bahaya Gawai, Game Kekerasan dan Judi Online Ancam Anak Jadi Mager dan Emosional
Abu Zayd Al Balkhi, Pelopor Kesehatan Mental dari Abad ke-9 yang Sudah Bahas Depresi Jauh Sebelum Psikologi Modern
Jejak Inspiratif Al-Kindi, Filsuf Muslim yang Ajarkan Bahwa Kesuksesan Hanya Datang Lewat Kerja Keras dan Ketekunan