Anak-anak Baim Wong Disebut Takut Bertemu Paula Verhoeven, Berisiko Alami Dampak Psikologis Serius Akibat Perceraian

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Minggu, 23 Maret 2025 | 17:35 WIB
Momen pertemuan Paula Verhoeven dan kedua anaknya beberapa waktu lalu.  (Tangkapan layar YouTube Kiano Kenzo Paula Lovers)
Momen pertemuan Paula Verhoeven dan kedua anaknya beberapa waktu lalu. (Tangkapan layar YouTube Kiano Kenzo Paula Lovers)

1. Kecemasan dan Ketidakpastian
Anak-anak bisa mengalami kecemasan karena merasa kehilangan stabilitas dalam hidup mereka. Mereka mungkin takut tidak bisa lagi melihat salah satu orang tuanya secara rutin.

2. Rasa Bersalah dan Duka
Anak-anak sering kali merasa bahwa mereka adalah penyebab perceraian orang tua mereka. Hal ini dapat menyebabkan perasaan bersalah dan kesedihan yang mendalam.

3. Penurunan Prestasi Akademik
Perubahan dalam keluarga dapat mengganggu konsentrasi anak di sekolah, sehingga berdampak pada prestasi akademik mereka.

Baca Juga: Paula Verhoeven Ketemu Dua Anaknya pas Sidang Hak Asuh di Rumah Baim Wong, Doain Aja Ya, Biar yang Terbaik!

4. Gangguan Perilaku
Anak-anak yang mengalami perceraian orang tua cenderung lebih rentan terhadap perilaku agresif, mudah marah, atau menarik diri dari lingkungan sosialnya.

Psikolog asal Kanada, Arthur Leonoff, dalam bukunya The Good Divorce, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan emosional anak selama proses perceraian.

Menurutnya, citra mental anak tentang dirinya bersama kedua orang tua harus tetap terjaga agar tidak mengganggu perkembangan psikologisnya.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X