Ben Jonson, rival sekaligus pengagumnya, bahkan menyebutnya, “Sosok (Shakespeare) bukan hanya untuk zamannya, tetapi untuk segala zaman.”
Kini, drama Shakespeare telah diterjemahkan ke semua bahasa besar dunia, dipentaskan di teater klasik Eropa hingga panggung modern Asia, dan diadaptasi menjadi film di Hollywood.
Karakter ciptaannya hidup di benak penonton lintas generasi karena kekuatan ceritanya yang universal.
William Shakespeare membuktikan bahwa kata-kata bisa melintasi batas waktu, bahasa, dan budaya. Ia meninggalkan warisan yang bukan sekadar teks, tetapi juga pelajaran tentang kehidupan, cinta, dan kemanusiaan yang akan terus relevan, selama dunia masih mencintai seni bercerita.***
Artikel Terkait
Mengenal Lebih Dekat Adriel Susanteo, yang Melamar Amanda Rawles di Danau Como, Italia, Ini Profil dan Biodatanya
Mengenal Lebih Dekat Gisele Silva, Profil dan Perjalanan Karier Bintang GS Caltex yang Cetak Sejarah di Liga Voli Korea
Profil Brian Yuliarto, Guru Besar ITB yang Dilantik Prabowo sebagai Mendiktisaintek dengan Kekayaan Rp18,6 Miliar
Profil Jarred Shaw, Pebasket Asing yang Bersinar di IBL, Kini Tersandung Kasus Permen Narkoba Kiriman dari Thailand
Profil Shabrina Leanor, Juara Indonesian Idol 2025 Asal Belitung Timur yang Curi Perhatian Sejak Audisi Pertama
Innalillahi, Suami Najwa Shihab Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun, Ini Profil dan Kiprah Hukum Ibrahim Sjarief