“Cara bicaranya seperti kepada teman yang sudah lama dikenal. Seramah itu,” lanjutnya.
Bagi Chua Kotak, sambutan tersebut meninggalkan kesan mendalam karena berlangsung dalam situasi duka di rumah duka Vidi Aldiano yang dipenuhi para pelayat.
Pertemuan dengan Sheila Dara
Setelah berada di lantai atas rumah duka Vidi Aldiano, Chua Kotak bersama rombongan kemudian bertemu dengan istri mendiang, Sheila Dara.
Baca Juga: Ngabuburit Lintas Iman di Gereja Sleman, Gus Miftah Serukan Toleransi dan Rawat Kebinekaan
Ia mengaku terkesan dengan sikap Sheila Dara yang terlihat tetap tenang saat menerima kedatangan para pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada Vidi Aldiano.
“Kami pun menyampaikan belasungkawa. Tatapannya juga sangat hangat saat menyambut salaman tangan kami, dengan senyum manisnya. Ia terlihat begitu tenang dan ramah,” ungkap Chua.
“Jujur, malah kami yang hampir menangis karena berduka. Melihat Sheila setenang dan sekuat itu, membuat kami ikut berusaha tegar. Masa iya kami yang malah menangis, ya kan,” sambungnya.
Sikap Hangat Orang Tua Vidi
Selain bertemu dengan Sheila Dara, Chua Kotak juga sempat berinteraksi dengan kedua orang tua Vidi Aldiano di rumah duka.
Ia menceritakan bahwa ibunda Vidi Aldiano menyambut para tamu dengan penuh kehangatan dan terus mengucapkan terima kasih kepada setiap pelayat yang datang.
“Tatapannya juga sangat hangat. Sikapnya benar-benar seperti seorang ibu yang mengayomi anak-anaknya,” ujar Chua.
Baca Juga: Menu MBG Ibu Hamil Viral di X, Isi Donat dan Mi Instan Picu Kritik Warganet Soal Gizi
“Senyumannya sangat cantik dan manis. Saat bersalaman, tangannya juga mengusap-usap tangan dan pundak kami dengan lembut,” tambahnya.