Mediapriangan.com - Viral di TikTok seorang mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, setelah menceritakan penyakit yang dideritanya.
Sambil menangis, ia mengaku mengidap penyakit Spinal Muscular Atrophy (SMA) hingga mempengaruhi kuliahnya yang kini berada di semester 5.
"Kuliah di UAD udah mau semester 5 eh kena Spinal Muscular Atrophy gila bgt takdir gue," tulisnya di akun TikTok @oberOn_.
Unggahan videonya menjadi viral dan warganet banyak yang memberikan dukungan dan semangat untuk mahasiswa tersebut.
Bersamaan dengan itu, banyak yang ingin mendapatkan informasi mengenai Spinal Muscular Atrophy melalui mesin pencarian.
Lantas, apa itu Spinal Muscular Atrophy? Melansir dari
situs my.clevelandclinic.org, Spinal Muscular Atrophy(SMA) merupakan penyakit keturunan yang menyerang saraf dan otot.
Baca Juga: Jadwal Sholat Hari Rabu, 7 September 2022, Untuk Wilayah Tasikmalaya
Spinal Muscular Atrophy (SMA) adalah suatu penyakit yang diwariskan (disebut neuromuskular genetik) yang menyebabkan otot menjadi semakin lemah.
Penderita Spinal Muscular Atrophy kehilangan jenis sel saraf tertentu di sumsum tulang belakang (disebut neuron motorik) yang mengontrol gerakan otot.
Tanpa neuron motorik ini, otot tidak menerima sinyal saraf yang membuat otot bergerak.
Baca Juga: Beginilah Reaksi Ratusan Sopir Angkutan Umum Trayek Salawu-Singaparna, Mereka Mogok Beroperasi
Jenis Spinal Muscular Atrophy
Tipe 1 (parah): Tipe ini disebut penyakit Werdnig-Hoffman. Gejala muncul setelah lahir atau pada enam bulan pertama kehidupan bayi.