Mediapriangan.com - Banyak hal yang dapat memicu terjadinya stres. Apakah karena kondisi keuangan, pekerjaan maupun faktor lainnya.
Stres merupakan reaksi tubuh yang muncul ketika seseorang sedang menghadapi ancaman, tekanan suatu dinamika atau beban hidup yang sulit untuk dijalani.
Stres bisa juga diakibatkan oleh banyaknya pikiran, dan sering ditandai dengan gugup, sering marah-marah, lupa hal-hal kecil dan tidak semangat menjalani hidup.
Baca Juga: Keluarkan Api, Sumur Bor Di Kabupaten Tasikmalaya Ditutup
Stres ini normal karena hidup, baik bagi anak-anak, remaja maupun orang tua, pria atau wanita.
Tetapi apapun alasannya, jika stres dibiarkan berlarut maka risikonya dapat memicu munculnya berbagai penyakit fisik maupun psikis.
Seperti gangguan pencernaan , antara lain mag, iritasi saluran makan bagian dalam atau gerd (gastroesphageal reflux disease). Stres juga bisa mengakibatkan siklus menstruasi terganggu, sulit tidur dan memicu munculnya jerawat.
Baca Juga: UMKM Hingga Slank Meriahkan Pesta Rakyat Simpedes 2022 di Tasikmalaya
Sebagaimana dikutif Mediapriangan.com dari video yang diunggah di kanal YouTube SB30Health pada 27 Agustus 2022, dr Sungadi atau akrab dipanggil dr Sung menyebutkan, stress itu tidaklah sesuatu hal yang selalu buruk.
Stres kata dr Sung, mempunyai dampak positif dan negatif.
“Stress itu tetap perlu,” katanya.
Dia memberi contoh ketika seseorang berada di hutan dan tiba tiba dari kejauhan melihat seekor harimau.
"Harimau yang kita tahu kan seekor binatang buas. Jadi saat anda melihat harimau tersebut, anda akan mulai merasa khawatir. Setelah anda mulai merasa khawatir dan stress, otak anda akan menghasilkan suatu hormon yang disebut Kortisol," bebernya.
Baca Juga: Pembebasan Lahan Proyek Tol Getaci Kian Mendekat Tasikmalaya
Artikel Terkait
7 Manfaat Daun Kemangi: yang Pertama Untuk Menurunkan Stres