nasional

Viral Peserta Trip Diduga Kabur di Korea Selatan, Tour Leader Ungkap Kronologi hingga Travel Terancam Denda

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:14 WIB
Peserta trip diduga kabur di Korea Selatan saat wisata. Tour leader membagikan kronologi dan mengaku travel terancam denda Rp125 juta. (Threads/sarjanabackpacker)

 

Mediapriangan.com - Kisah peserta trip diduga kabur saat mengikuti perjalanan wisata di Korea Selatan menjadi sorotan publik setelah diunggah oleh seorang tour leader di media sosial.

Peristiwa tersebut disebut tidak hanya menyulitkan proses pencarian, tetapi juga berdampak pada penyelenggara perjalanan yang harus menghadapi konsekuensi administratif.

Unggahan itu dibagikan melalui akun Threads @sarjanabackpacker dan menceritakan hilangnya seorang peserta bernama Femas, warga Madiun, yang semula mengikuti agenda wisata bersama rombongan.

Menurut keterangan pemilik akun, peserta tersebut menghilang setelah meminta izin untuk berkeliling sendiri di kawasan Myeongdong dengan alasan ingin membeli sepatu.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Tempat Makan Nasi Padang di Bandung yang Enak, Ada Dendeng Batokok hingga Bu Mus

“Peserta tour kami kabur. Femas asal Madiun,” tulisnya dalam utas yang diunggah, dikutip pada Jumat, 17 Juli 2026.

“Bertahun-tahun kami jaga nama baik, membangun kepercayaan, mengurus ribuan peserta agar bisa liburan dengan tenang. Rusak karena satu orang,” lanjutnya.

Hilang Setelah Izin Belanja di Myeongdong

Dalam penjelasannya, tour leader mengaku tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan sebelum Femas menghilang. Bahkan selama perjalanan di Korea Selatan, peserta tersebut disebut berperilaku biasa dan mudah berbaur dengan rombongan.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Ramen di Bintaro yang Enak dan Halal, Ada Menu Mulai Rp17 Ribuan

“Tidak ada tanda-tanda sama sekali. Beliau pendiam. Tour Leader satu kamar dengannya. Diajak ngobrol, diajak makan, diajak jalan. Bahkan ditanya berkali-kali apakah ada kesulitan, semuanya terlihat normal,” tulisnya lagi.

Beberapa saat sebelum dinyatakan hilang, peserta trip diduga kabur itu berpamitan untuk berjalan sendiri di kawasan Myeongdong.

“Sampai malam itu, beliau berkata ingin melihat-lihat sepatu di Myeongdong. Lalu menghilang. Tidak pernah kembali ke hotel, tidak pernah menjawab telepon, tidak pernah membalas WhatsApp, tidak pernah memberi kabar,” sambungnya.

Halaman:

Tags

Terkini