Media Curacao Football News menyoroti kebiasaan Kluivert mengubah formasi timnya yang dinilai tidak konsisten.
“Pada tahun 2015, (Kluivert) menggunakan formasi 4-3-3. Tapi pada tahun 2021 formasinya berubah di setiap pertandingan, sehingga kami tidak bisa benar-benar memberitahu publik,” tulis media tersebut melalui akun Twitter @Curacaofootbal1, Senin, 6 Januari 2025.
Hal ini berbeda dengan era Shin Tae-yong yang lebih stabil menggunakan formasi 3-4-3. Meski demikian, perubahan formasi juga bisa menjadi strategi adaptif menghadapi lawan.
2. Keunggulan Merekrut Pemain, Tapi Taktik Dinilai Lemah
Kluivert dinilai sukses menarik pemain berkualitas untuk bergabung dengan Timnas Curacao, berkat reputasinya sebagai legenda sepak bola Belanda.
“Dalam hal pemilihan pemain dia bagus. Para pemain yang bergabung dengan kami pada tahun 2015 hanya bergabung karena dia adalah manajernya,” ungkap Curacao Football News.
Namun, strategi yang diterapkan dinilai membingungkan pemain, bahkan disebut buruk oleh media tersebut.
“Taktiknya buruk sekali. Selama pertandingan, para pemain kami tampak kebingungan,” tambahnya.
3. Rekor Kepemimpinan di Curacao
Meskipun gagal membawa Curacao lolos ke Piala Dunia 2018, Kluivert mencatatkan sejumlah prestasi, termasuk memenangkan enam dari 12 laga yang ia pimpin.
Ia juga sukses meningkatkan peringkat FIFA Curacao dari posisi ke-151 ke-134 dalam waktu singkat.
Saat menjabat sebagai Dewan Penasihat pada 2017, Curacao mencapai peringkat ke-68 FIFA, yang menjadi peringkat terbaik sepanjang sejarah negara tersebut.
Kini, Timnas Indonesia di bawah Kluivert menghadapi tantangan besar. Dengan harapan tinggi dari penggemar, sang pelatih baru diharapkan mampu membawa Garuda terbang lebih tinggi dan mengukir sejarah di pentas dunia. ***
Artikel Terkait
Patrick Kluivert Dari Belanda Digadang Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Ini 3 Perbandingan Kariernya dengan Shin Tae-yong
Fabrizio Romano Ungkap Kode Erick Thohir soal Pengganti STY di Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Disebut, Kesepakatan Tercapai?
3 Fakta Unik Karier Patrick Kluivert, Calon Pelatih Timnas Indonesia, Dari Legenda FC Barcelona hingga Pengalaman Eropa
Kejutan! AI Pepper Tumbangkan Hyundai Hillstate 3-1 di Liga Voli Putri Korea 2024-2025, Pendatang Baru Kalahkan Juara
AI Pepper Cetak Sejarah, Kalahkan Hyundai Hillstate, Simak Update Klasemen Terbaru Liga Voli Putri Korea 2024-2025
Pelatih Jang So-yeon Bawa AI Pepper Catatkan Tiga Kemenangan Beruntun Pertama dalam Sejarah Liga Voli Putri Korea