Mediapriangan.com - Keputusan Patrick Kluivert mencoret nama Marselino Ferdinan dari daftar 28 pemain Timnas Indonesia di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola nasional.
Daftar tersebut diumumkan pada Rabu, 24 September 2025, dan menjadi sorotan karena absennya gelandang kreatif berusia 21 tahun itu.
Kehilangan Marselino dianggap sebagian pihak sebagai pukulan besar bagi kreativitas lini tengah Garuda. Namun, keputusan Kluivert dinilai sejalan dengan prinsipnya sejak awal melatih Indonesia, yakni hanya memanggil pemain yang memiliki menit bermain cukup di klub.
"Jika para pemain tidak punya menit bermain di klub, maka kamu tidak bisa dapat kesempatan. Kami juga harus diskusikan situasi dengan pelatih fisik pemain di klub. Hal-hal semacam ini sangat penting," tegas Kluivert dalam pernyataannya di Jakarta, 12 Januari 2025 lalu.
Marselino Terdepak karena Minim Menit Bermain
Marselino musim ini hanya mencatatkan 155 menit bermain bersama klubnya di Eropa. Setelah gagal mendapat tempat di KMSK Deinze dan Oxford United, ia kini bahkan belum debut bersama klub barunya, AS Trencin. Minimnya jam terbang membuatnya kesulitan menjaga ritme kompetitif.
Performa Marselino saat laga uji coba September 2025 lalu kontra Taiwan dan Lebanon juga dinilai kurang meyakinkan. Hal ini semakin memperkuat alasan Kluivert untuk tidak memasukkannya ke dalam skuad.
Baca Juga: Patrick Kluivert Kibarkan Merah Putih di Belanda, Pelatih Timnas Indonesia Ikut Rayakan HUT RI ke-80
Pengamat sepak bola Yussa Nugraha menyoroti keputusan tersebut.
“Ada beberapa pemain yang biasanya jadi andalan, sekarang tidak dipanggil di dalam skuad Timnas Indonesia,” kata Yussa dalam kanal YouTube pribadinya, Kamis, 25 September 2025.
Ole Romeny Dapat Kesempatan Kedua
Berbanding terbalik dengan Marselino, Ole Romeny justru kembali dipercaya. Penyerang Oxford United itu baru saja pulih dari cedera, namun menunjukkan progres pemulihan signifikan.
"Kabarnya sekarang Ole memang sudah bisa kembali ke lapangan setelah cedera yang dialaminya pada laga persabatan klubnya Oxford di Indonesia," ujar Yussa.
Artikel Terkait
Strategi Patrick Kluivert di Timnas Indonesia, Filosofi Permainan ala Belanda Menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026
Thom Haye Ungkap Pengalaman Dilatih Patrick Kluivert di AZ Alkmaar, Ungkap Gaya Kepelatihan Pelatih Baru Garuda
Erick Thohir Bocorin Misi Rahasia di Balik Boyong Patrick Kluivert Cs ke Timnas, Ada Target Besar di Piala Dunia 2026
Jelang Duel Lawan Bahrain di GBK, Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert Bakal Siapkan Rotasi Pemain
Timnas Indonesia Incar Kemenangan Saat Menjamu Bahrain di GBK, Patrick Kluivert Andalkan Taktik Menyerang
Jepang Mainkan Pemain Pelapis Lawan Indonesia, Patrick Kluivert, Kami Tetap Fokus dan Tak Akan Meremehkan