Daya Saing Anjlok, Pelatih Tim Nasional Voli Putri Korea Usul Batasi Pemain Kuota Asia Seperti Megawati di V League

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:47 WIB
Demi mendongkrak daya saing internasional, pelatih tim nasional Korea Cha Sang Hyun desak pembatasan pemain kuota Asia dan asing di kompetisi divisi putri V League. (Dok, Yonhapnews)
Demi mendongkrak daya saing internasional, pelatih tim nasional Korea Cha Sang Hyun desak pembatasan pemain kuota Asia dan asing di kompetisi divisi putri V League. (Dok, Yonhapnews)

Saat ini, hampir tidak ada pemain lokal yang dipercaya mengisi lini serang inti, sehingga mereka kerap canggung saat harus menyelesaikan pertandingan ketat di turnamen internasional.

“Karena tidak ada pemain di tim mereka yang memiliki Muscle ke ke ofensif melebihi 10 persen setelah mencapai 20 poin, mereka tidak dilatih untuk mengatasi momen-momen kritis sendirian,” cetus Cha Sang Hyun.

Baca Juga: Babak Baru Megawati Hangestri Pertiwi di Liga Voli Korea, Enam Pemain Kuota Asia Siap Berebut Takhta Juara

Cha Sang Hyun pun menuntut perubahan pola pikir dari para atletnya agar tidak terlena dengan kenyamanan di dalam tim. Kebijakan pembatasan pemain kuota Asia diharapkan mampu mengubah mentalitas bertanding menjadi lebih agresif.

“Kalian tidak boleh hanya menjadi penonton, baik di klub kalian maupun di kompetisi internasional. Saya harap kalian bermain dengan rasa tanggung jawab,” tegasnya dalam evaluasi kritis demi memulihkan daya saing internasional voli putri Korea Selatan.

Kritik tajam ini mencuat tepat setelah liga merilis susunan final legiun asing untuk musim depan yang diprediksi kian mempersempit ruang gerak pemain lokal.

Baca Juga: Rivalitas Baru Liga Voli Korea, Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate, Vanja Bukilic Setia Bersama Red Sparks

Pada kategori non-Asia, dominasi penyerang impor diisi oleh deretan nama besar seperti Vanja Bukilic di Red Sparks, Jordan Wilson yang membela Hyundai Hillstate, Yensy Kindelan di Pink Spiders, Moma Bassoko bersama Expressway Hi-Pass, Viktoriia Danchak di IBK Altos, serta Gyselle Silva yang memperkuat GS Caltex.

Kondisi tersebut diperketat dengan kehadiran para talenta tangguh di sektor pemain kuota Asia, di mana Red Sparks mendatangkan Zhong Hui, Pink Spiders mengamankan Jahstice Yauchi, dan GS Caltex memakai jasa Thanacha Sooksod.

Selain itu, IBK Altos diperkuat Osanai Miwako, Expressway Hi-Pass mengandalkan Uchiseto Mami, serta Hyundai Hillstate yang resmi mengunci posisi penyerang utama lewat kolaborasi Megawati Hangestri asal Indonesia.

Kumpulan nama bintang luar inilah yang dinilai sang pelatih perlu dibatasi jam terbangnya pada momen-momen khusus, agar talenta-talenta lokal bisa mendapatkan panggung demi masa depan tim nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X