Kluivert juga mengungkap pengaruh besar dua legenda Belanda: Johan Cruyff dan Louis van Gaal.
Dari Cruyff, ia mengadopsi filosofi "possession ball" yang menekankan pentingnya penguasaan bola untuk mencetak gol. Sementara dari Van Gaal, ia mempelajari penerapan strategi pragmatis yang menyesuaikan lawan.
"Kata Cruyff, Anda tidak bisa mencetak gol tanpa bola. Filosofi ini akan kami terapkan untuk menciptakan permainan efektif," tegasnya.
Misi Besar Bersama Garuda
Kluivert menutup dengan harapan besar membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh di pentas dunia.
Filosofi permainan menyerang dan dinamis yang dibawanya diharapkan dapat menginspirasi para pemain Garuda untuk tampil optimal.
Akankah filosofi permainan ala Belanda ini mampu membawa Timnas Indonesia menembus Kualifikasi Piala Dunia 2026? Kita tunggu langkah besar Patrick Kluivert bersama Garuda.***