Ia juga menyoroti kegagalan eksekusi strategi saat menghadapi tekanan konstan.
“Kami mencoba memaksimalkan peran dua pemain asing dengan perubahan posisi, namun rencana itu tidak berjalan di lapangan. Kami kehilangan ritme saat Gresik Phonska Plus terus menekan,” pungkasnya.
Pernyataan senada datang dari asisten pelatih Anantachai Yoonprathom yang mendampingi pelatih Chamman Dokmai.
“Pertandingan hari ini menjadi pelajaran buat tim kami untuk melakukan perbaikan sehingga lebih siap menghadapi laga berikutnya,” ujar pria asal Thailand tersebut.***