Ia juga menyoroti kegagalan eksekusi strategi saat menghadapi tekanan konstan.
“Kami mencoba memaksimalkan peran dua pemain asing dengan perubahan posisi, namun rencana itu tidak berjalan di lapangan. Kami kehilangan ritme saat Gresik Phonska Plus terus menekan,” pungkasnya.
Pernyataan senada datang dari asisten pelatih Anantachai Yoonprathom yang mendampingi pelatih Chamman Dokmai.
“Pertandingan hari ini menjadi pelajaran buat tim kami untuk melakukan perbaikan sehingga lebih siap menghadapi laga berikutnya,” ujar pria asal Thailand tersebut.***
Artikel Terkait
Dramatis di Laga Perdana Final Four Proliga 2026, Jakarta Electric PLN Menang Tipis atas Jakarta Pertamina Enduro
Megawati Hangestri Jadi Sorotan Proliga 2026, Yeum Hye Seon Bakal Saksikan Laga Pertamina Enduro vs Popsivo Polwan
Fan Meeting Yeum Hye Seon di Surabaya Diserbu Fans, Efek Megawati Hangestri dan Proliga 2026, Ini Jadwalnya
Gresik Phonska Plus Hajar Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026 Putri, Laga Sengit Berakhir 3-0
Jadwal Final Four Proliga 2026 Sabtu 4 April, Kesempatan Megawati Hangestri Bangkit, Cek Top Skor
Hasil Final Four Proliga 2026, Pertamina Enduro Bungkam Popsivo Polwan, Service Ace Megawati Jadi Penentu