Mediapriangan.com - Bagi pengguna motor matic atau skuter matik (skutik), merawat kendaraan tidak hanya soal mengisi bahan bakar. Ada dua jenis pelumas yang wajib diperhatikan, yaitu oli mesin dan oli gardan.
Meski keduanya sama-sama bekerja sebagai pelumas, peran yang dijalankan berbeda. Oli mesin bertugas melumasi komponen internal mesin agar gesekan berlebih tidak menimbulkan kerusakan.
Sementara itu, oli gardan, atau yang dikenal juga sebagai oli transmisi, melumasi gigi reduksi akhir pada sistem transmisi otomatis.
Selain mengurangi gesekan, oli gardan membantu meredam panas dan melindungi komponen transmisi dari keausan.
Menariknya, oli ini hanya ada pada motor matic dan tidak digunakan pada motor bertransmisi manual.
Kapan Harus Mengganti Oli Mesin dan Oli Gardan?
Perawatan rutin sangat menentukan usia pakai komponen. Untuk oli gardan, jadwal ideal penggantian adalah setiap 12.000 kilometer atau setahun sekali pada penggunaan normal.
Bagi pengendara yang sering menempuh jarak jauh atau menghadapi kemacetan harian, sebaiknya penggantian dilakukan lebih cepat untuk mencegah kerusakan dini.
Sementara oli mesin memiliki jadwal penggantian yang lebih sering, yakni setiap 1.500–3.000 kilometer. Interval ini dapat menyesuaikan intensitas penggunaan motor dan kondisi lalu lintas.
Kini tersedia beragam pilihan pelumas di pasaran, mulai dari Federal Matic 30 Ecomaxx, Yamalube Super Matic, Shell Advance Scooter Gear Oil, hingga Pertamina Enduro Scooter Gear Oil.
Artikel Terkait
Suzuki Address FI, Skutik Irit dan Nyaman yang Tak Kunjung Diperbarui, Publik Menanti Penyegaran Total
Mitsubishi Destinator Resmi Meluncur di Bandung! SUV Premium Keluarga Tawarkan Gaya, Fitur Canggih dan Promo Menarik
Jok Keras dan Mesin Rawan Benturan, Ini 5 Kekurangan Honda ADV 160 yang Dibeberkan Netizen, Nomor Terakhir Bikin Ngeri!
Disukai karena Gaya Stylish, Yamaha Grand Filano Ternyata Punya 4 Kekurangan Menurut Cewek Indonesia
Terserempet Truk, Porsche 718 Cayman Viral! Ini Plus Minus Speknya yang Bikin Penggemar Otomotif Terbelah Pendapat
BMW X3 Jadi SUV Favorit GIIAS 2025, Tapi Dihujani Kritik Soal Suspensi Kaku dan Minim Inovasi Fitur