Welly Nugroho, VP Commercial Kia Sales Indonesia, mengatakan perubahan selera konsumen menjadi salah satu faktor yang mendorong pengembangan Carens.
“Dulu, banyak orang mengenal Carens karena kabinnya yang lapang. Sekarang, mereka juga melihat desain, teknologi, dan bagaimana mobil itu terasa saat digunakan. Carens perlu terus mengikuti perubahan itu tanpa kehilangan hal yang sejak awal dicari penggunanya,” ujar Welly Nugroho, VP Commercial Kia Sales Indonesia dalam keterangan resminya hari ini Rabu 10 Oktober 2026.
Baca Juga: Awas Motor Ngebul! Cek Penyebab Asap Putih dari Knalpot dan Risiko Kerusakan Mesin yang Mengintai
Kia Dorong Produksi Lokal
Selain mengembangkan produk, Kia juga mengarahkan strategi elektrifikasinya pada penguatan produksi lokal. Carens EV Concept menjadi bagian dari langkah tersebut, terutama melalui kerja sama dengan manufaktur dalam negeri.
Kia juga mengembangkan rantai pasokan baterai di Indonesia. Strategi ini berkaitan langsung dengan upaya meningkatkan kandungan komponen lokal pada kendaraan listrik yang dipasarkan di Tanah Air.
Saat ini, TKDN tinggi menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Kia menyebut pencapaian TKDN kendaraannya telah melewati batas minimum pemerintah sebesar 40 persen.
Angka tersebut masih diproyeksikan meningkat secara bertahap hingga mendekati 80 persen. Dengan demikian, produksi lokal menjadi bagian penting dalam perjalanan Kia menghadirkan MPV listrik untuk pasar Indonesia.
Baca Juga: Cek Harga Motor Sport 150cc Terbaru Oktober 2026, Honda, Yamaha dan Suzuki Punya Pilihan Menarik
Carens EV Disiapkan untuk Pasar Indonesia
Penguatan produksi lokal juga dapat memberikan dampak terhadap aspek penggunaan kendaraan di Indonesia. Ketersediaan komponen, layanan purnajual, hingga potensi efisiensi biaya menjadi sejumlah faktor yang ikut menentukan penerimaan kendaraan listrik di pasar.
Karena itu, Kia Carens EV Concept tidak hanya membawa pesan mengenai elektrifikasi. Konsep ini sekaligus memperlihatkan bagaimana Kia ingin mempertahankan karakter MPV keluarga sambil menyesuaikannya dengan perkembangan teknologi dan industri otomotif nasional.
Dengan menggabungkan kabin tiga baris, fitur modern, teknologi keselamatan, serta rencana peningkatan TKDN, Kia Carens EV Concept menjadi gambaran arah baru Carens di Indonesia.
Jika pengembangan menuju produksi benar-benar terealisasi, MPV listrik tersebut berpeluang menjadi salah satu produk penting Kia dalam memperluas pasar kendaraan listrik keluarga di Indonesia.***
Artikel Terkait
BMW F 450 R Rp 135 Jutaan Punya Mesin 420 cc, Easy Ride Clutch dan Bobot Cuma 175 Kg, Teknologinya Bikin Penasaran
Chery Stockman PHEV Diesel Resmi Dibuka di Australia, Torsi 800 Nm Siap Tantang Dominasi Pikap Konvensional
Hyundai Ioniq 5 vs Innova Zenix Hybrid: Harga Mobil Bekas dan Depresiasi Mobil Setelah 2 Tahun, Mana Lebih Tahan?
Jangan Asal Terjang, Ini Batas Aman Motor Listrik Honda, Alva dan Polytron Saat Melintasi Genangan Air
Suzuki REEV Light Bukan Hybrid Biasa, Mesin Bensin Tak Gerakkan Roda, Ternyata Punya Fungsi Penting
Jangan Tunggu Mogok, Ini 5 Tanda CVT Motor Matic Bermasalah yang Wajib Dicek Sebelum Terlambat