Mediapriangan.com - Musim hujan membuat pemilik motor matic perlu memberikan perhatian lebih terhadap sistem transmisi Continuously Variable Transmission atau CVT. Air, kelembapan, dan kotoran dari jalan dapat memengaruhi kondisi sejumlah komponen di dalam ruang CVT.
Risiko tersebut semakin besar pada kendaraan yang digunakan setiap hari untuk menghadapi kemacetan perkotaan. Pola berkendara stop-and-go membuat sistem transmisi bekerja berulang kali, sementara genangan dan cipratan air dapat meningkatkan potensi masuknya kotoran ke area CVT.
Karena itu, pemeriksaan CVT motor matic menjadi bagian penting dari perawatan kendaraan ketika memasuki periode dengan curah hujan tinggi.
Salah satu bagian yang perlu diperiksa lebih dulu adalah sistem penyekat pada rumah CVT. Seal dan packing memiliki fungsi menjaga ruang transmisi dari masuknya air serta kotoran dari luar.
Apabila karet seal sudah getas, mengeras, atau mengalami kerusakan, air lebih mudah merembes ke dalam. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko korosi pada komponen berbahan logam sekaligus mengganggu kerja sistem transmisi.
Dalam panduan teknis PT Astra Honda Motor (AHM), pemilik kendaraan juga dianjurkan memastikan bagian penyekat tetap terpasang dengan baik.
"Pastikan juga tutup oli dan komponen penyekat dalam kondisi terpasang dengan baik dan tidak ada kebocoran pada bagian karet seal," tulis panduan teknis PT Astra Honda Motor (AHM), yang dikutip hari ini Rabu 7 Oktober 2026.
Baca Juga: AC Mobil Kurang Dingin Saat Siang Hari? Jangan Diabaikan, Ini 5 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya
Selain seal, kebersihan bagian dalam CVT motor matic juga tidak boleh diabaikan. Debu hasil gesekan komponen, kotoran jalan, dan kelembapan dapat menumpuk apabila ruang transmisi tidak mendapatkan perawatan secara berkala.
Campuran kotoran dan sisa material gesekan kampas ganda dapat membentuk endapan yang mengganggu kinerja komponen. Salah satu gejala yang dapat muncul adalah gredek, terutama ketika motor mulai bergerak dari posisi berhenti.
Tarikan awal yang terasa bergetar atau kasar dapat menjadi tanda bahwa bagian CVT membutuhkan pemeriksaan. Filter udara dan area terkait juga perlu dibersihkan secara berkala untuk mengurangi penumpukan debu serta kelembapan.
Baca Juga: As Roda Belakang SUV Chery Lepas di Johor Bahru, Malaysia, Warganet Kembali Ingat Kasus Omoda 5
Artikel Terkait
Chery Stockman PHEV Diesel Resmi Dibuka di Australia, Torsi 800 Nm Siap Tantang Dominasi Pikap Konvensional
Hyundai Ioniq 5 vs Innova Zenix Hybrid: Harga Mobil Bekas dan Depresiasi Mobil Setelah 2 Tahun, Mana Lebih Tahan?
Jangan Asal Terjang, Ini Batas Aman Motor Listrik Honda, Alva dan Polytron Saat Melintasi Genangan Air
Suzuki REEV Light Bukan Hybrid Biasa, Mesin Bensin Tak Gerakkan Roda, Ternyata Punya Fungsi Penting
Jangan Tunggu Mogok, Ini 5 Tanda CVT Motor Matic Bermasalah yang Wajib Dicek Sebelum Terlambat
Cek Harga Motor Sport 150cc Terbaru Oktober 2026, Honda, Yamaha dan Suzuki Punya Pilihan Menarik