Dalam unggahan berbeda, Ridwan juga membandingkan spesifikasi baterai dari mobil listrik asal Tiongkok, Xpeng X9, yang menawarkan dua pilihan: NCM dan LFP. Ia menekankan bahwa keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
“Beda jenis baterai, beda harga dan jarak tempuh, Xpeng X9 punya 2 pilihan baterai; NCM dan LFP,” tulis Ridwan.
Ia menjelaskan, NCM cenderung lebih mahal namun punya jangkauan yang lebih jauh. Sementara LFP lebih ekonomis dengan daya tempuh lebih pendek. “Makanya dia punya akselerasi sama meski kapasitas lebih kecil,” ujarnya.
Dengan beragam pilihan dan keunggulan masing-masing jenis baterai, masyarakat Indonesia kini dihadapkan pada dilema: memilih performa tinggi dengan konsekuensi lingkungan lebih besar, atau berinvestasi pada baterai yang lebih ramah lingkungan namun memiliki keterbatasan dalam daya jelajah.***