otomotif

Aki Kering vs Aki Basah, Pilih yang Tahan Lama atau yang Hemat di Kantong untuk Kendaraan Harian?

Minggu, 10 Agustus 2025 | 15:55 WIB
Foto Ilustrasi - Aki adalah komponen kendaraan yang berfungsi sebagai pemasok tenaga listrik dalam kendaraan. (Freepik/freepik)

Mediapriangan.com - Aki merupakan salah satu komponen penting yang memastikan kendaraan, baik motor maupun mobil, dapat beroperasi dengan lancar.

Tidak hanya berperan untuk menyalakan mesin, aki juga memasok energi listrik ke sistem penerangan, klakson, hingga berbagai perangkat elektronik di kendaraan.

Tanpa aki yang bekerja optimal, performa kendaraan bisa menurun drastis, bahkan berisiko mogok di tengah perjalanan.

Baca Juga: Jepang Tuntut AS Segera Pangkas Tarif Impor Mobil dan Suku Cadang, Kerugian Industri Capai 100 Juta Yen per Jam

Di pasaran, ada dua jenis aki yang umum digunakan, yaitu aki kering dan aki basah. Perbedaan utama keduanya terletak pada konstruksi, jenis cairan elektrolit, serta kebutuhan perawatan.

Aki kering menggunakan elektrolit berbentuk gel yang tidak mudah menguap. Keunggulannya adalah minim perawatan (maintenance free), sehingga pemilik kendaraan tidak perlu menambah cairan secara berkala.

Umur pakai aki kering umumnya 1–2 tahun, tergantung kondisi dan pemakaian kendaraan.

Baca Juga: Diterpa Isu Finansial Induk di China, Neta Bertaruh pada Ketersediaan Suku Cadang untuk Jaga Pasar Mobil Listrik RI

Sebaliknya, aki basah menggunakan cairan elektrolit mirip air yang memerlukan pengecekan rutin. Jika cairan berkurang dan dibiarkan kering, performa aki akan turun, bahkan berpotensi membuat kendaraan mogok.

Meski butuh perawatan ekstra, aki basah sering menjadi pilihan karena harganya lebih terjangkau.

Sebagai gambaran, aki basah tipe NS60L dijual sekitar Rp651 ribu, sedangkan aki kering Yuasa NS40ZL dibanderol sekitar Rp828 ribu.

Baca Juga: Kenali Perbedaan Soft, Medium, dan Hard Compound Ban Motor, Jangan Salah Pilih untuk Kebutuhan Berkendara

Memilih aki untuk penggunaan sehari-hari sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan, anggaran, dan kemudahan perawatan. Aki kering unggul dalam hal praktis, sementara aki basah lebih ramah di kantong meski menuntut perhatian lebih.***

Tags

Terkini