otomotif

Baterai Mobil Listrik Berusia 6 sampai 8 Tahun Rusak, Biaya Perbaikan Bisa Bikin Mobil Jadi Total Loss

Selasa, 29 September 2026 | 14:37 WIB
Baterai mobil listrik berusia 6 sampai 8 tahun bisa menghadapi biaya perbaikan tinggi hingga berisiko membuat kendaraan menjadi total loss. (Unsplash.com / Michael Fousert)

 

JAKARTA, Mediapriangan.com - Persoalan biaya perbaikan baterai mulai menjadi perhatian seiring bertambahnya usia mobil listrik. Ketika kendaraan memasuki usia 6 sampai 8 tahun, kerusakan baterai dapat menghadirkan persoalan finansial yang lebih besar bagi pemilik.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Rupert Hoellbacher, petinggi Mobility Aftermarket Bosch, dalam wawancara dengan media industri otomotif Jerman, Automobilwoche.

Menurut Rupert, usia kendaraan listrik tidak hanya ditentukan oleh kondisi bodi, motor, atau komponen mekanis lainnya. Kemampuan memperbaiki dan mengganti baterai dengan biaya yang masuk akal juga menjadi faktor penting dalam mempertahankan nilai serta umur kendaraan.

Baca Juga: Motor Listrik Murah 2026 Makin Beragam, Ini 7 Pilihan hingga Daftar Motor Listrik Bekas Akhir September

Automobilwoche melaporkan, persoalan tersebut semakin kompleks karena sistem servis kendaraan modern membutuhkan diagnosis menyeluruh.

Bahkan kerusakan akibat tabrakan yang tergolong ringan dapat memerlukan pemeriksaan sistem tegangan tinggi, kalibrasi sensor, hingga pengaturan ulang perangkat lunak.

"Jika baterai mobil berusia 6 sampai 8 tahun rusak hari ini, itu saat ini kebanyakan berujung total loss," kata Rupert sebagaimana dikutip dalam laporan Automobilwoche, pada Selasa, 29 September 2026.

Baca Juga: Pabrik Baterai EV Karawang Beroperasi, Harga Mobil Listrik Bisa Lebih Murah? Ini Kabar Terbaru BYD dan Baterai EV

Risiko Mobil Listrik Tua

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa baterai mobil listrik menjadi salah satu komponen yang dapat menentukan kelayakan ekonomi sebuah kendaraan ketika usianya semakin bertambah.

Berbeda dengan sejumlah komponen lain yang dapat bertahan lebih lama, baterai membutuhkan penanganan khusus. Jika perbaikan atau penggantian baterai membutuhkan biaya yang terlalu tinggi dibandingkan nilai kendaraan, pemilik dapat menghadapi pilihan yang sulit.

"Jika kami tidak berhasil membuat perbaikan atau penggantian baterai, maka secara finansial, jawabannya jelas, ya," ujarnya.

Baca Juga: Fuso Mosaic Campaign 2026 di Tasikmalaya, Nasabah Priangan Timur Diajak Jaga Bisnis Melaju Tanpa Henti

Halaman:

Tags

Terkini