otomotif

Musim Hujan Datang, CVT Motor Matic Rawan Bermasalah, Cek Seal, Filter, V-Belt, dan Roller

Kamis, 8 Oktober 2026 | 15:29 WIB
Perawatan CVT motor matic perlu diperhatikan saat musim hujan, terutama pada seal, filter, V-belt, dan roller untuk mencegah kerusakan. (Dok. Promedia)

 

Mediapriangan.com - Musim hujan membuat pemilik motor matic perlu memberikan perhatian lebih terhadap sistem transmisi Continuously Variable Transmission atau CVT. Air, kelembapan, dan kotoran dari jalan dapat memengaruhi kondisi sejumlah komponen di dalam ruang CVT.

Risiko tersebut semakin besar pada kendaraan yang digunakan setiap hari untuk menghadapi kemacetan perkotaan. Pola berkendara stop-and-go membuat sistem transmisi bekerja berulang kali, sementara genangan dan cipratan air dapat meningkatkan potensi masuknya kotoran ke area CVT.

Karena itu, pemeriksaan CVT motor matic menjadi bagian penting dari perawatan kendaraan ketika memasuki periode dengan curah hujan tinggi.

Baca Juga: Kia Carens EV Concept Bikin Penasaran, MPV Listrik 3 Baris Ini Disiapkan dengan TKDN Tinggi untuk Pasar Indonesia

Salah satu bagian yang perlu diperiksa lebih dulu adalah sistem penyekat pada rumah CVT. Seal dan packing memiliki fungsi menjaga ruang transmisi dari masuknya air serta kotoran dari luar.

Apabila karet seal sudah getas, mengeras, atau mengalami kerusakan, air lebih mudah merembes ke dalam. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko korosi pada komponen berbahan logam sekaligus mengganggu kerja sistem transmisi.

Dalam panduan teknis PT Astra Honda Motor (AHM), pemilik kendaraan juga dianjurkan memastikan bagian penyekat tetap terpasang dengan baik.

"Pastikan juga tutup oli dan komponen penyekat dalam kondisi terpasang dengan baik dan tidak ada kebocoran pada bagian karet seal," tulis panduan teknis PT Astra Honda Motor (AHM), yang dikutip hari ini Rabu 7 Oktober 2026.

Baca Juga: AC Mobil Kurang Dingin Saat Siang Hari? Jangan Diabaikan, Ini 5 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya

Selain seal, kebersihan bagian dalam CVT motor matic juga tidak boleh diabaikan. Debu hasil gesekan komponen, kotoran jalan, dan kelembapan dapat menumpuk apabila ruang transmisi tidak mendapatkan perawatan secara berkala.

Campuran kotoran dan sisa material gesekan kampas ganda dapat membentuk endapan yang mengganggu kinerja komponen. Salah satu gejala yang dapat muncul adalah gredek, terutama ketika motor mulai bergerak dari posisi berhenti.

Tarikan awal yang terasa bergetar atau kasar dapat menjadi tanda bahwa bagian CVT membutuhkan pemeriksaan. Filter udara dan area terkait juga perlu dibersihkan secara berkala untuk mengurangi penumpukan debu serta kelembapan.

Baca Juga: As Roda Belakang SUV Chery Lepas di Johor Bahru, Malaysia, Warganet Kembali Ingat Kasus Omoda 5

Halaman:

Tags

Terkini