Motor Matic Dipakai Harian di Kota, Salah Pilih Oli Bisa Bikin Mesin Overheat dan Tarikan Berat

photo author
Didit Fauzi Hendrian, Media Priangan
- Kamis, 8 Oktober 2026 | 15:33 WIB
Oli motor matic perlu disesuaikan dengan spesifikasi mesin dan pola pemakaian. Perhatikan kode SAE, JASO MB, serta bahan dasar pelumas. (Dok. Promedia)
Oli motor matic perlu disesuaikan dengan spesifikasi mesin dan pola pemakaian. Perhatikan kode SAE, JASO MB, serta bahan dasar pelumas. (Dok. Promedia)

Mediapriangan.com - Penggunaan sepeda motor matic di kawasan perkotaan membuat mesin menghadapi pola kerja yang cukup berat. Kemacetan, perjalanan berulang dengan sistem stop-and-go, serta paparan suhu tinggi membuat pelumas mesin harus mampu menjaga komponen tetap terlindungi.

Dalam situasi tersebut, pemilihan oli motor matic tidak cukup hanya berdasarkan merek atau harga. Spesifikasi yang tercantum pada kemasan perlu dicocokkan dengan karakter mesin dan kebutuhan penggunaan sehari-hari.

Kesalahan memilih pelumas dapat memengaruhi kenyamanan berkendara. Tarikan motor bisa terasa lebih berat, suhu mesin meningkat, konsumsi bahan bakar berpotensi bertambah, bahkan komponen internal dapat mengalami kerusakan apabila pelumasan tidak sesuai.

Baca Juga: Musim Hujan Datang, CVT Motor Matic Rawan Bermasalah, Cek Seal, Filter, V-Belt, dan Roller

"Kesalahan dalam memilih oli tidak hanya membuat tarikan motor terasa berat, tetapi juga berpotensi menyebabkan mesin cepat overheat, konsumsi bahan bakar membengkak, hingga kerusakan permanen pada komponen presisi di dalam ruang bakar," tulis Federal Oil dikutip hari ini Rabu 7 Oktober 2026.

Karena itu, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli oli motor matic, terutama kode SAE, standar JASO MB, dan jenis bahan dasar pelumas.

Perhatikan Kode SAE

Hal pertama yang perlu dilihat adalah kode SAE atau Society of Automotive Engineers. Angka tersebut menunjukkan tingkat kekentalan oli pada kondisi suhu tertentu.

Pemilik kendaraan sebaiknya tidak menentukan kode SAE hanya berdasarkan anggapan bahwa oli yang lebih encer atau lebih kental pasti lebih baik. Pilihan harus mengikuti spesifikasi yang ditetapkan oleh produsen sepeda motor.

Baca Juga: Kia Carens EV Concept Bikin Penasaran, MPV Listrik 3 Baris Ini Disiapkan dengan TKDN Tinggi untuk Pasar Indonesia

Pada sejumlah motor matic generasi baru, pelumas dengan tingkat kekentalan seperti SAE 10W-30 digunakan untuk membantu sirkulasi oli mencapai bagian-bagian mesin secara optimal, termasuk ketika mesin baru dinyalakan.

Evalube menjelaskan bahwa setiap oli motor yang beredar memiliki kode SAE pada kemasannya. Kode tersebut dapat menjadi acuan untuk mengetahui tingkat kekentalan pelumas.

Karena itu, pemilik kendaraan perlu melihat buku manual atau petunjuk servis sebelum menentukan kode SAE yang akan digunakan. Kondisi lingkungan tempat motor digunakan juga dapat menjadi pertimbangan dalam pemilihan pelumas selama tetap sesuai rekomendasi pabrikan.

Baca Juga: AC Mobil Kurang Dingin Saat Siang Hari? Jangan Diabaikan, Ini 5 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Didit Fauzi Hendrian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X