"Kami tidak ingin tragedi serupa terjadi di Ciamis, terutama menjelang Pemilu 2024. Ciamis harus tetap kondusif, dan kita harus mewaspadai potensi eksploitasi situasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkannya untuk kepentingan politik.
Ciamis selama ini telah mempertahankan kedamaian, dan kita harus waspada terhadap ancaman radikalisme menjelang Pemilu," ungkapnya.
Andi juga mengakui bahwa aksi mereka mungkin memiliki implikasi politis, namun, para aktivis telah sepakat untuk memprioritaskan menjaga ketertiban di Ciamis, terutama menjelang Pemilu 2024.
"Kami sadar bahwa Republik ini akan mengadakan Pemilu, tetapi semua organisasi masyarakat dan organisasi kepemudaan di Ciamis telah sepakat untuk menjaga ketertiban selama masa Pemilu yang akan datang," jelasnya.
"Terlepas dari perbedaan warna politik dan keanggotaan organisasi, kami semua berharap agar proses demokrasi berlangsung dengan adil dan damai," tambahnya. (Ikbal Permana) ***
Artikel Terkait
Evaluasi SAKIP 2023, Wabup Jelaskan Program Peningkatan Kesejahteraan dan Inovasi Unggulan Kabupaten Ciamis
Wakil Bupati Ciamis Membuka Secara Resmi Kegiatan Kaderisasi PD-PKPNU Angkatan XVI
Program TMMD Ke 118 Resmi Dibuka, Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jalan di Desa Kadupandak Kabupaten Ciamis
Bantuan Pangan Tahap II 2023, Wakil Bupati Ciamis Melepas Beras untuk Ribuan Keluarga Penerima Manfaat
Pelantikan PORSEROSI Kabupaten Ciamis, Bupati Herdiat Sambut Cabang Olahraga Sepatu Roda dengan Antusiasme
Wakil Bupati Ciamis Buka Peringatan Hari Perhubungan Nasional, Jalan Sehat dan Komitmen Keamanan Transportasi