Mediapriangan.com - Kepulan asap tebal dan kobaran api menggegerkan warga di kawasan padat lapak Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin siang, 9 Juni 2025.
Peristiwa ini kembali menambah daftar panjang kebakaran yang pernah melanda kawasan tersebut.
Kebakaran bermula dari salah satu bangunan semi permanen dan api dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya.
Sebagian besar struktur bangunan yang terbuat dari material mudah terbakar membuat kobaran api sulit dikendalikan pada awal kejadian.
Mendapat laporan dari warga, Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat langsung mengerahkan 16 unit mobil pemadam beserta 80 personel ke lokasi kejadian.
“Untuk data sementara, tercatat ada tiga lapak dan satu bengkel (yang terbakar),” kata Perwira Piket Damkar Jakbar, Joko Susilo kepada wartawan, dikutip Selasa 10 Juni 2025.
Proses pemadaman berlangsung dramatis dan penuh tantangan, mengingat padatnya bangunan serta risiko penyebaran api ke area sekitarnya.
Para petugas Damkar bekerja keras selama beberapa jam hingga akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah.
“Semua barang mudah terbakar, total ada 16 unit (pemadam) saya kerahkan,” tambah Joko.
Setelah api berhasil dipadamkan, tim pemadam melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa titik api yang bisa memicu kebakaran susulan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materi diperkirakan signifikan karena banyak barang dan properti yang hangus terbakar.
Artikel Terkait
Fakta-Fakta di Balik Kecelakaan Maut di GT Ciawi: Pelanggaran Daya Angkut hingga Masalah Rem Truk yang Bikin Ngeri!
Banjir Bandang Terjang Puncak Bogor, 423 Jiwa Terdampak Akibat Luapan Sungai Ciliwung, Begini Kata BPBD Hingga Bupati
Ledakan Amunisi Tewaskan 13 Orang di Garut, 9 Warga Sipil dan 4 TNI Jadi Korban, Pemusnahan Berujung Tragedi
Tragedi Ledakan Amunisi di Garut, 13 Orang Tewas Usai Detonator Meledak Mendadak dari Lubang Ketiga, Ini Kronoligisnya
Tragis! Ledakan Amunisi di Garut Renggut 13 Nyawa, TNI AD Temukan Potensi Peledak Aktif Lain, Ini Identitas Para Korban
Tragedi Ledakan Amunisi di Garut Tewaskan 13 Orang, TNI AD Sampaikan Duka dan Janji Usut Tuntas Penyebabnya
Anak Korban Ledakan Amunisi di Garut Buka Fakta Mengejutkan, Bantah Ayahnya Pemulung di Lokasi Tragedi TNI AD
Tragedi Amunisi Tewaskan 13 Orang, Dedi Mulyadi Ungkap Ada Korban Sipil Bantu TNI AD Selama 10 Tahun Tanpa Status Jelas
Ledakan Amunisi di Garut Tewaskan 13 Orang, TNI Soroti Dugaan Kelalaian Kepala Gudang yang Libatkan Sipil
Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Vihara di Cilincing, Damkar Kerahkan 13 Mobil Pemadam dan 65 Personel