Menjelang Tradisi Merlawu, Warga Desa Wanasigra Serahkan Hasil Bumi ke Bupati Ciamis dan Undang Hadiri Acara

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 11 September 2025 | 14:54 WIB
Tradisi Nyembah jelang Merlawu, puluhan warga Desa Wanasigra datangi Bupati Herdiat di Pendopo Kabupaten Ciamis, Rabu, 10 September 2025.   (Prokopim Ciamis)
Tradisi Nyembah jelang Merlawu, puluhan warga Desa Wanasigra datangi Bupati Herdiat di Pendopo Kabupaten Ciamis, Rabu, 10 September 2025. (Prokopim Ciamis)

 

Mediapriangan.com - Menjelang digelarnya tradisi budaya Merlawu, puluhan warga Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, datang berkunjung ke Pendopo Kabupaten Ciamis, Rabu, 10 September 2025.

Kehadiran warga Desa Wanasigra merupakan bagian dari prosesi nyembah, sebuah tradisi menghadap pemimpin daerah atau pupuhu untuk menyerahkan hasil bumi sekaligus mengundang hadir dalam pelaksanaan acara Merlawu.

Bertempat di Joglo Barat Pendopo Ciamis, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyambut hangat kedatangan rombongan warga Desa Wanasigra yang membawa beragam hasil bumi, mulai dari umbi-umbian, sayuran, buah-buahan, hingga makanan tradisional.

Baca Juga: Bupati Ciamis Lakoni Merlawu di Situs Kabuyutan Gandoang, Bentuk Penghargaan Kepada Pendiri Desa Wanasigra

Turut mendampingi Bupati Herdiat, asisten daerah dan kepala OPD terkait.

Tradisi Merlawu merupakan agenda budaya tahunan masyarakat Desa Wanasigra yang digelar setiap bulan Rabiul Awal.

Kegiatan ini menjadi bentuk syukur kepada Sang Pencipta atas hasil panen, sekaligus penghormatan terhadap leluhur mereka, Syekh Padamatan, yang diyakini berjasa bagi kemajuan desa.

Baca Juga: Bupati Ciamis Mengikuti Prosesi Adat Merlawu untuk Pelestarian Budaya di Situs Kabuyutan Gandoang

Bupati Herdiat mengaku senang dapat bersilaturahmi langsung dengan masyarakat. Menurutnya, tradisi Merlawu memiliki nilai penting dalam menjaga warisan budaya.

“Insyaallah saya akan hadir secara langsung dan mengikuti rangkaian acara budaya Merlawu yang akan digelar pada Jumat, 12 September 2025 mendatang,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat Situs Kabuyutan Gandoang, yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Jawa Barat, agar tetap lestari dan menjadi daya tarik wisata budaya.

Baca Juga: Milangkala 16 Gong Perdamaian Dunia, Bupati Ciamis Ingatkan Warisan Galuh dan Rencanakan Prasasti Simbol Abadi

Sementara itu, Kepala Desa Wanasigra, Yudi Wahyudi, menjelaskan bahwa kedatangan dirinya bersama warga merupakan bagian dari rangkaian tradisi Merlawu yang rutin digelar setiap tahun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X