SLEMAN, Mediapriangan.com - Perbincangan soal menu rapelan MBG di Sleman menguat setelah publik menyoroti perbedaan porsi dan harga dalam paket makanan yang dibagikan kepada siswa menjelang libur sekolah.
Fenomena ini mencuat setelah unggahan di media sosial memperlihatkan paket menu rapelan MBG dengan variasi isi yang berbeda. Lokasi kejadian disebut berada di wilayah Sleman, tepatnya di Pakem.
Dalam unggahan yang beredar, salah satu orang tua siswa mengungkapkan sistem pembagian tersebut dilakukan secara rapel selama beberapa hari ke depan.
Baca Juga: ICCN Dukung Film Pelangi di Mars, Ajak Publik Nonton Karya Anak Bangsa yang Inspiratif
"MBG di sekolah anakku min, rapelan senin-kamis, dan harus ambil ke sekolah," demikian tertulis dalam postingan tersebut.
Informasi yang beredar menyebutkan, menu rapelan MBG ini dibagikan untuk empat hari sekaligus, yakni menjelang libur sekolah lebaran 2026. Kebijakan tersebut diterapkan karena distribusi program akan dihentikan sementara selama masa libur.
Dalam dokumentasi yang beredar, terlihat dua jenis paket dengan perbedaan porsi dan harga yang cukup mencolok. Hal ini kemudian memicu perhatian publik terhadap transparansi penyajian makanan di wilayah Sleman.
Baca Juga: Acha Septriasa Soroti Program MBG, Ajak Publik Kritis soal Pajak Rakyat hingga Viral di Medsos
Paket pertama disebut memiliki porsi dan harga lebih kecil, berisi ayam goreng ketumbar, dua jeruk baby, satu jeruk medan, serta roti dengan berbagai rasa.
Sementara itu, paket kedua memiliki jumlah makanan lebih banyak, termasuk tambahan tempe sagu, dengan porsi dan harga yang lebih tinggi.
"Ke warung beli roti, tidak lupa membeli jagung. Menu MBG hari ini, semoga semua senang," tulisnya melalui unggahan Instagram @sppg.harjobinangun.pakem03, pada Senin, 16 Maret 2026.
Baca Juga: Mudik Gratis Pupuk Kujang Diserbu Pemudik, Pedagang Cuanki Akui Hemat Biaya Hingga Jutaan Rupiah
Perbedaan porsi dan harga dalam menu rapelan MBG ini kemudian menimbulkan pertanyaan dari masyarakat. Sebagian menilai rincian biaya yang ditampilkan perlu dijelaskan lebih rinci agar tidak menimbulkan persepsi negatif.
Di sisi lain, ada pula yang memahami kebijakan ini sebagai langkah penyesuaian distribusi menjelang libur sekolah di wilayah Sleman selama periode lebaran 2026.
Artikel Terkait
Na Willa Siap Ramaikan Lebaran 2026, Kisah Hangat Penuh Imajinasi, Sinopsis Film yang Bikin Kangen Masa Kecil
6 Film Indonesia Terbaru Tayang Lebaran 2026, dari Suzzanna hingga Na Willa Ramaikan Bioskop Nasional
Viral Pemudik Lampung Menangis di Pelabuhan Ciwandan Saat Mudik Lebaran, Kabar Ibu Meninggal Datang Mendadak
Viral Dompet Hilang di Blok M Jelang Lebaran, Isi Daftar THR Bikin Warganet Salah Fokus
Ostofit Dorong Kesadaran Kesehatan Tulang di Bulan Ramadan, Ungkap Risiko Sendi yang Sering Diabaikan
Bupati Herdiat Salurkan Bantuan Sembako dan Santunan Anak Yatim di Ciamis, Tiga Kelurahan Jadi Sasaran Utama