Ketua DPRD Kabupaten Ciamis Nanang Permana dalam sambutannya memberikan apresiasi atas berbagai capaian yang berhasil diraih pemerintah daerah, termasuk keberhasilan mempertahankan WTP 13 kali secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.
"Raihan ini merupakan bukti nyata adanya koordinasi dan sinergi yang kuat di antara seluruh lapisan, baik pemerintah maupun masyarakat, demi memajukan Kabupaten Ciamis," ungkap Nanang.
Ia menilai Hari Jadi Kabupaten Ciamis 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi tantangan pembangunan sekaligus melanjutkan berbagai capaian yang telah diraih selama ini.
Sementara itu, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan hari jadi sebagai sarana refleksi dan evaluasi terhadap perjalanan pembangunan daerah.
Menurut Bupati Ciamis, usia 384 tahun bukan sekadar angka, tetapi menjadi pengingat akan perjuangan panjang para leluhur yang telah meletakkan fondasi bagi kemajuan Kabupaten Ciamis saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ciamis juga memaparkan sejumlah prestasi yang berhasil diraih daerahnya. Selain mempertahankan WTP 13 kali secara beruntun, Kabupaten Ciamis juga mendapat pengakuan internasional sebagai kota kecil terbersih di kawasan ASEAN.
Baca Juga: Didi Sukardi Dukung Sekolah Keluarga PKS Ciamis untuk Perkuat Ketahanan dan Ekonomi Keluarga
"Penghargaan dan prestasi yang kita raih ini bukanlah tujuan akhir. Ini adalah indikator dari adanya sinergitas, kolaborasi, dan kesungguhan kita semua dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Terima kasih atas kontribusi nyata dari seluruh elemen, mulai dari forkopimda, akademisi, insan media, hingga seluruh lapisan masyarakat," tutur Bupati Herdiat.
Pada kesempatan yang sama, Herman Suryatman menyampaikan apresiasi terhadap kinerja birokrasi dan capaian pembangunan Kabupaten Ciamis yang dinilainya mampu menjadi salah satu contoh di Jawa Barat.
"Tidak mungkin ada Jawa Barat yang istimewa tanpa adanya Ciamis yang istimewa, maju, dan berkelanjutan. Jawa Barat yang istimewa sejatinya adalah akumulasi dari daerah-daerahnya," ujar Herman.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan sejarah sebagai sumber pembelajaran dalam membangun masa depan yang lebih baik.
"Masa lalu adalah tempat kita belajar, hari ini kita melakukan kontemplasi dan persiapan (ayeuna prepare) untuk menjemput masa depan," tambahnya.
Menurut Herman Suryatman, berbagai capaian Kabupaten Ciamis di bidang reformasi birokrasi, sistem pemerintahan berbasis elektronik, keterbukaan informasi publik, pelayanan publik, hingga penghargaan Anugerah Binokasih dan Gapura Sri Baduga menjadi bukti bahwa daerah tersebut memiliki fondasi pembangunan yang kuat.
Artikel Terkait
Tegas Bupati Ciamis Soal Efisiensi Birokrasi dan Peringatan Darurat Kekerasan Anak di Lingkungan Pendidikan
Lepas Kloter 31 KJT, Bupati Ciamis Ingatkan Jemaah Calon Haji Jaga Kesehatan Menuju Bandara Kertajati
Jelang Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Herdiat Pastikan Kebutuhan Hewan Kurban Mandiri di Kabupaten Ciamis Terpenuhi
Strategi Anyar Ciamis Dorong Ekosistem Industri Halal Lewat Zona KHAS Pertama di Jawa Barat
Tekan Ketidaktepatan Sasaran, Kemensos Gandeng Agen Perlinsos Kabupaten Ciamis Guna Rombak Sistem Pendataan
426 ASN Pemkab Ciamis Dilantik, Bupati Herdiat Ingatkan Integritas dan Pelayanan Masyarakat