OJK Tasikmalaya Luncurkan Program GENIUS di Ciamis, Perkuat Literasi Keuangan Guru dan Kepala Sekolah

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB
Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati saat kegiatan peluncuran Program GENIUS (Gerakan Edukasi dan Keuangan Inklusif untuk Sekolah) yang diselenggarakan di Kabupaten Ciamis, Rabu, (29/7/2026). (Dok. AMS)
Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati saat kegiatan peluncuran Program GENIUS (Gerakan Edukasi dan Keuangan Inklusif untuk Sekolah) yang diselenggarakan di Kabupaten Ciamis, Rabu, (29/7/2026). (Dok. AMS)

 

CIAMIS, Mediapriangan.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya meluncurkan Program GENIUS (Gerakan Edukasi dan Keuangan Inklusif untuk Sekolah) sebagai upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan di lingkungan pendidikan.

Program ini diharapkan menjadi fondasi dalam mencetak generasi yang cerdas secara finansial sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Peluncuran program berlangsung di Kabupaten Ciamis, Rabu (29/7/2026), dan menjadi bagian dari dukungan OJK terhadap program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 250 kepala sekolah dan tenaga pendidik dari jenjang SD hingga SMA/sederajat se-Kabupaten Ciamis.

Hadir dalam kegiatan itu Anggota Komisi XI DPR RI Shohibul Imam, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah XIII, serta pimpinan Bank BJB Cabang Ciamis.

Baca Juga: OJK Setujui Penggabungan BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Perkuat Industri BPR Syariah

Guru Jadi Agen Literasi Keuangan

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menjelaskan bahwa Program GENIUS merupakan inisiatif OJK untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan melalui jalur pendidikan.

Menurutnya, program ini tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga membekali kepala sekolah dan guru agar mampu menjadi agen literasi keuangan sekaligus teladan dalam menerapkan pengelolaan keuangan yang sehat di lingkungan sekolah.

"Guru memiliki posisi yang sangat strategis karena mampu menciptakan efek pengganda dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Membangun karakter finansial generasi muda harus dimulai sejak usia dini, dan sekolah merupakan tempat yang paling tepat untuk menanamkan nilai-nilai tersebut," ujar Nofa.

Ia menambahkan, kepala sekolah dan tenaga pendidik memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan serta budaya pengelolaan keuangan yang sehat, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Baca Juga: Program Tasikmalaya CAANG Jangkau 58 Ribu Warga, OJK Targetkan Edukasi Meluas hingga 98 Ribu Masyarakat

DPR RI Dorong Penguatan Literasi Keuangan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X