TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Sebanyak 141 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tasikmalaya sudah beroperasi. Jumlah tersebut terkonfirmasi dari jumlah izin SPPG yang telah dikeluarkan.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Raden Diky Candra Negara, Senin (29/6/2026).
"Ya saya baru ngeh, tadinya itu kan baru 115, 117, 125, sekarang sudah ada 141 SPPG. Hal itu terinformasikan setelah izinnya turun," ujar Diky Candra.
Namun begitu, ujar Diky, pihaknya ingin mencoba melakukan pendataan kembali persyaratan dari pembentukan SPPG. Apalagi, ujar Diky, saat ini di BGN ada tiga persyaratan baru yang harus dipatuhi oleh SPPG.
Baca Juga: Pengelolaan Parkir Swasta Disorot DPRD Kota Tasikmalaya, Perwalkot 17 Tahun 2025 Jadi Sorotan
"Sehingga pendataan langsung harus dilakukan guna meningkatkan fungsi dan kewenangan SPPG tersebut," katanya.
Termasuk, kata Diky, mengetahui jumlah tenaga kerja yang terserap, berapa jumlah penerima manfaat, khususnya untuk pencegahan stunting, jumlah sekolah penerima manfaat, dan lainnya.
"Termasuk pendataan tentang apa potensi yang ada dari pembentukan SPPG. Nanti kita lihat di Indag apakah berhubungan langsung dengan pasar dan UMKM atau tidak," ujar Diky.
Diky juga meminta keberadaan SPPG harus berdampak terhadap ketahanan pangan yang meliputi beberapa sektor seperti pertanian dan peternakan yang berhubungan langsung dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan.
"SPPG kita tekankan agar bisa menggunakan prioritas produk lokal di Kota Tasikmalaya, agar bisa dimanfaatkan dalam pemenuhan kebutuhan SPPG pada program MBG di Kota Tasikmalaya."
Bahkan, kata Diky, terkait penekanan tersebut bisa diatur melalui Perda ataupun Perwal oleh pemerintah daerah yang harus dikonsultasikan ke pusat.
Artikel Terkait
WTP Kota Tasikmalaya Raih Rekor 10 Kali Beruntun, LKPD 2025 Kembali Diganjar Opini Tertinggi BPK
Bank Indonesia Ajak Kaum Disabilitas Kota Tasikmalaya Cinta Bangga Paham Rupiah Lewat Edukasi Inklusif
Pawai Obor Tahun Baru Islam 1448 H Meriahkan Kota Tasikmalaya, Ribuan Masyarakat Tumpah ke Jalan
Kasus TB Kota Tasikmalaya Tembus 1.306 Orang, Dinkes Temukan Ribuan Suspek hingga Mei 2026
Harga Kedelai Masih Tinggi, Perajin Tahu Kota Tasikmalaya Banting Harga, Diky Chandra Minta Kompak
Dampak Kemarau di Kota Tasikmalaya, Kasus ISPA Tembus 6.811 Balita dan Anak, Dinas Kesehatan Waspada