TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Selain berdampak pada menurunnya suplai air terhadap lahan pertanian, penurunan debit air Situ Gede Kota Tasikmalaya di Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, juga menyebabkan aktivitas ekonomi warga di sekitar kawasan wisata ikut terdampak.
Kondisi tersebut terjadi seiring menurunnya kunjungan wisatawan ke Situ Gede Kota Tasikmalaya. Debit air Situ Gede yang terus menyusut membuat sejumlah aktivitas wisata ikut berkurang dan berdampak terhadap pendapatan pelaku usaha di kawasan tersebut.
"Ya kalau airnya turun, pengunjung juga berkurang pak. Kondisi ini sudah terjadi sejak satu bulan lalu," ujar Agus salah seorang penjaga tiket masuk Situ Gede, Rabu (22/7/2026).
Baca Juga: Debit Air Situ Gede Surut Drastis, 250 Hektare Lahan Pertanian di Kota Tasik Terancam Kekeringan
Menurut Agus, sejak debit air Situ Gede menyusut, jumlah pengunjung yang datang setiap hari dapat dihitung dengan jari. Kunjungan wisata biasanya sedikit meningkat pada akhir pekan, terutama Sabtu dan Minggu.
"Ya paling yang masih agak ramai Hari Sabtu dan Minggu, itupun paling yang sekedar makan," katanya.
Sepinya kunjungan wisata Situ Gede Kota Tasikmalaya juga dirasakan para penyedia jasa penyewaan perahu. Debit air yang menyusut membuat area perairan yang biasa digunakan untuk membawa penumpang semakin terbatas.
Baca Juga: Rumput Situ Gede Kota Tasik Jadi Berkah, Para Penyabit Rumput Raup Penghasilan di Tengah Kemarau
Akibat kondisi tersebut, minat pengunjung untuk menyewa perahu dan berkeliling Situ Gede ikut menurun.
"Ya karena airnya menyusut, untuk bisa keliling Situ Gede dengan naik perahu menjadi susah. Sehingga masyarakat yang mau sewa perahu untuk keliling Situ Gede juga berkurang," ujar Dede (47) salah seorang penjual jasa sewa perahu di area Situ Gede.
Dampak berkurangnya kunjungan wisata Situ Gede Kota Tasikmalaya turut dirasakan dari sisi pendapatan. Dede mengaku omzet penyewaan perahu yang biasanya meningkat saat akhir pekan kini mengalami penurunan drastis.
Baca Juga: Hujan Tak Kunjung Turun, Petani Kota Tasikmalaya Waswas Lahan Pertanian Terancam Puso
"Biasanya jika libur akhir pekan banyak pengunjung yang menyewa perahu mengelilingi wisata Situ Gede. Namun karena kondisi debit airnya menyusut, sepertinya mereka kurang berminat," katanya.
Artikel Terkait
Pelatihan HACCP di Kota Tasikmalaya, Diky Chandra: Dapur yang Melanggar Ketentuan Bisa Diberhentikan
Inflasi Kota Tasikmalaya Juni 2026 Hanya 0,03 Persen, Penutupan MBG Ikut Tekan Kenaikan Harga
Hujan Tak Kunjung Turun, Petani Kota Tasikmalaya Waswas Lahan Pertanian Terancam Puso
Wali Kota Tasikmalaya Lantik 3 Pejabat Eselon II Definitif, Ini Pesan Viman Alfarizi untuk ASN
Jelang Berangkat ke Italia, Timnas Minisoccer Indonesia TC di Kota Tasikmalaya, Dapat Dukungan Stafsus Presiden
Penjualan BBM Pertamax Turun 30 Persen di Kota Tasikmalaya, Pengguna Beralih ke Pertalite
Diskominfo Kota Tasikmalaya Perbarui GECE 112, Layanan Darurat Kini Didukung Fitur Omni Channel
SDN Citapen Kota Tasikmalaya Terbakar, Api Melalap Lantai Dua Diduga akibat Korsleting Listrik
PKB Kota Tasikmalaya Targetkan 8 Kursi Pemilu 2029, Keterwakilan Perempuan Capai 42 Persen
Kemarau Makin Kering, BPBD Kota Tasikmalaya Salurkan 45 Ribu Liter Air Bersih Setiap Hari