Gedung Hogwan Bumiayu Roboh Timpa 3 Rumah, 2 Anak dan 1 Lansia Meninggal Dunia

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 1 September 2026 | 08:44 WIB
Gedung Hogwan Bumiayu yang berusia lebih dari satu abad roboh dan menimpa tiga rumah. Dua anak dan seorang lansia meninggal dunia. (Instagram.com/insta_bumiayu)
Gedung Hogwan Bumiayu yang berusia lebih dari satu abad roboh dan menimpa tiga rumah. Dua anak dan seorang lansia meninggal dunia. (Instagram.com/insta_bumiayu)

BUMIAYU, Mediapriangan.com - Tiga warga meninggal dunia setelah Gedung Hogwan di Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, roboh dan material bangunannya menimpa rumah warga pada Minggu, 30 Agustus 2026 pagi.

Korban dalam insiden Gedung Hogwan Bumiayu tersebut terdiri dari dua anak-anak dan seorang lansia. Ketiganya merupakan warga yang tinggal di sekitar bangunan tua tersebut.

Kapolsek Bumiayu, Edi Mardianto, mengatakan material bangunan yang runtuh mengenai tiga rumah warga yang berada di bagian depan Gedung Hogwan.

Saat kejadian, dua korban anak-anak masih berada di rumah dan tengah tertidur. Peristiwa tersebut berlangsung pada pagi hari ketika warga sedang menjalani aktivitas akhir pekan.

Baca Juga: Tumbang Nusa Kalteng Berubah Jadi Lautan Api, Petugas Damkar Kesulitan Jangkau Titik Kebakaran

Petugas gabungan dari TNI-Polri bersama masyarakat kemudian melakukan pencarian di antara material bangunan yang roboh. Dua korban pertama ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"2 korban awal merupakan anak-anak, langsung dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut," kata Edi dalam keterangannya, pada Selasa, 1 September 2026.

Pencarian terhadap korban Gedung Hogwan Bumiayu tidak berhenti setelah dua anak ditemukan. Petugas masih menyisir tumpukan reruntuhan untuk memastikan tidak ada warga lain yang tertinggal.

Dalam proses tersebut, korban ketiga ditemukan. Korban diketahui bernama Kajat, laki-laki berusia 82 tahun.

Baca Juga: AHWA Titip Pesan untuk KH Miftachul Akhyar, Rangkul Semua Potensi NU dan Rawat Organisasi Bersama

Polisi memastikan tiga korban merupakan warga yang berdomisili di sekitar lokasi robohnya Gedung Hogwan.

Setelah seluruh korban ditemukan, tim gabungan bersama warga melakukan pembersihan di lokasi. Material bangunan yang berserakan dibersihkan secara bertahap untuk mengurangi risiko di sekitar area kejadian.

Seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Bumiayu oleh tim BPBD untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, kondisi Gedung Hogwan Bumiayu kini menjadi perhatian aparat. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab bangunan tua tersebut tiba-tiba roboh.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X