Kebakaran Batu Ceper Jakarta Pusat Hanguskan 114 Rumah, 310 KK Terdampak dan Penyebab Masih Diselidiki

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 1 September 2026 | 14:54 WIB
Kebakaran Batu Ceper Jakarta Pusat menghanguskan 114 rumah dan berdampak pada 310 KK. Petugas berjibaku memadamkan api hingga malam. (Threads/@dewisukmawatisiregar)
Kebakaran Batu Ceper Jakarta Pusat menghanguskan 114 rumah dan berdampak pada 310 KK. Petugas berjibaku memadamkan api hingga malam. (Threads/@dewisukmawatisiregar)

 

JAKARTA, Mediapriangan.com - Sebanyak 310 kepala keluarga terdampak setelah kebakaran melanda permukiman padat di Jalan Batu Ceper, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 31 Agustus 2026.

Kebakaran Batu Ceper tersebut menghanguskan 114 unit rumah. Api yang cepat merambat membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstra untuk mencegah kobaran meluas ke bangunan lain di kawasan permukiman.

Laporan mengenai kejadian diterima petugas sekitar pukul 13.40 WIB. Enam menit berselang, personel Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat mulai melakukan penanganan di lokasi.

Baca Juga: Kebakaran Legian Bali Bakar Gudang Rongsokan di Jalan Sunset Road, Damkar Badung Kerahkan 10 Unit

Sebanyak 21 unit mobil pemadam dengan dukungan 135 personel gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran Batu Ceper.

Kepala Suku Dinas Damkar, Syarifudin, mengatakan proses penanganan berlangsung hingga sore hari. Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 16.17 WIB, sedangkan proses pemadaman sepenuhnya selesai pada pukul 18.00 WIB.

“Kebakaran di Kecamatan Gambir ini sudah bisa dilokalisir, tinggal pendinginan saja di jam 16.17 WIB. Kita terima berita 13.40 WIB, 13.46 WIB kita sudah mulai bekerja,” ujar Syarifudin selaku Kepala Suku Dinas Damkar.

Baca Juga: Tumbang Nusa Kalteng Berubah Jadi Lautan Api, Petugas Damkar Kesulitan Jangkau Titik Kebakaran

Kondisi kawasan yang padat menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Ruang gerak petugas menuju titik api terbatas, sementara kobaran sudah membesar dan merambat dengan cepat.

"Karena padat hunian dan api sudah besar, perambatan cepat sekali. Akhirnya kita berusaha memblokir dan alhamdulillah sekarang sudah bisa dilokalisir," ungkapnya lebih lanjut.

Syarifudin memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Untuk penyebab kebakaran, pihak pemadam menyerahkan proses penyelidikan kepada kepolisian dan Puslabfor.

“Untuk penyebab kebakaran nanti, masih dalam penyelidikan kepolisian, Puslabfor, sementara penanganan kebakaran di kita,” jelasnya.

Baca Juga: Karhutla Lintang Batang Makin Dekat ke SPBU, Warga Buka Posko Makan Gratis untuk Pemadam Kebakaran

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X