Penanganan 310 KK Terdampak Jadi Prioritas
Selain pemadaman, perhatian pemerintah kini diarahkan pada kebutuhan warga yang terdampak kebakaran Batu Ceper. Pemerintah Kota Jakarta Pusat memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengatakan perbaikan maupun pembangunan kembali rumah warga belum menjadi fokus utama pada tahap awal penanganan bencana.
"Perbaikan atau rekonstruksi rumah warga akan dilakukan setelah masa tanggap darurat selesai," kata Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin dalam keterangannya Selasa 1 September 2026.
Selama masa tanggap darurat, pemerintah menyiapkan sejumlah kebutuhan bagi warga terdampak, mulai dari makanan, minuman, air bersih hingga toilet bergerak.
Sejumlah titik juga disiapkan sebagai lokasi pengungsian. Fasilitas tersebut berada di Pos RW 01, tenda yang didirikan di lahan kosong, area bagian dalam, serta gedung parkir.
Meski demikian, belum seluruh warga memilih tinggal di lokasi pengungsian. Sebagian warga masih bertahan sementara di rumah keluarga atau kerabat yang berada di sekitar lokasi.
Pemerintah juga berkoordinasi dengan PLN untuk memulihkan jaringan listrik di kawasan terdampak. Pemulihan baru dilakukan setelah kondisi lokasi dinyatakan aman.
"Upaya pemulihan jaringan tengah dilakukan PLN agar pasokan listrik dapat kembali menyala setelah kondisi di lokasi dinyatakan aman," ujar Arifin.***
Artikel Terkait
Pabrik Bingkai Duren Sawit Kebakaran Tengah Malam, 25 Mobil Damkar Berjibaku Jinakkan Api
Kebakaran Bekasi Hanguskan 50 Bus PO Sinar Jaya di Cikarang Barat, Warga Sempat Panik
Kebakaran Sungai Duri Hanguskan 50 Ruko, Kerugian Pasar Sungai Duri Capai Rp70 Miliar
Kronologi Kebakaran Pasar Sungai Duri: Api Muncul Pukul 18.30, 50 Ruko Ludes dan 60 Damkar Dikerahkan
Kronologi Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok, 129 Rumah Hangus dan 320 Warga Terdampak
Viral Petugas Damkar Balikpapan Tegur Warga Bakar Ban Dekat Permukiman, Ingatkan Risiko Kebakaran